Kata Pelaku Pelecehan kepada Saya
Kamu memilih menyebut "praktik cuci tangan" untuk orang yang menolak berdiri bersama kamu sebagai pelaku? playing victim jenis baru atau apa ini tuh? IQ dengkul.
Kolom ini berisikan esai opini mengenai kejadian-kejadian terkini dan personal. Ditulis sesantai yang kami mampu, seserius yang kami bisa.
Harapannya, suatu hari nanti kita bisa melihat kembali bagaimana kita mencatat peristiwa-peristiwa yang telah lewat.
Kamu memilih menyebut "praktik cuci tangan" untuk orang yang menolak berdiri bersama kamu sebagai pelaku? playing victim jenis baru atau apa ini tuh? IQ dengkul.
Bagi saya—mungkin orang lain juga, banyaknya isu kecurangan pemilu di tahun-tahun sebelumnya jadi penyebab utama munculnya ‘hilang kepercayaan’ atau lose faith tersebut. Entah, di dalam hati mengendap semacam perasaan paranoid atau trauma.
Saya perempuan, dan saya bukan hewan liar. Saya memiliki akal yang bisa saya isi, memiliki pikiran yang bisa saya asupi. Saya tidak butuh diajari bagaimana saya harus bertindak oleh pasangan saya (yang dalam kasus saya adalah pasangan laki-laki), siapapun itu. Dunia sudah mengalahkan saya berkali-kali, dan kenapa sebuah hubungan harus menjadi arena pertarungan menang-kalah?
Oh iya, saya rasa saya harus pamerin ulang geng terbaru saya: Femme Fatale Purwakarta. Cukup menyedihkan sih, karena cita-cita Femme Fatale itu kan jadi yayasan, bukan geng! huft.
TRIGGER WARNING. Tulisan ini mengandung konten sensitif, bisa jadi beberapa bagian sangat menganggu kenyamanan kamu. Jika kamu merasa gak nyaman membacanya, gakpapa, kok. Kamu bisa berhenti membaca ini dan menenangkan dirimu. Saya cuma ingin kamu tahu, kamu gak sendiri. #MeToo Tulisan ini saya dedikasikan untuk diri saya, juga untuk semua korban pelecehan dan kekerasan seksual, […]
Di umur yang menginjak 26 tahun ini, mayoritas teman saya yang masih hidup di kampung hanya tinggal tersisa dua golongan saja. Sebagian jadi mama muda calon influencer Facebook, sebagian sisanya jadi anggota KPPS.
Lagi-lagi saya merasa bersyukur dikelilingi sahabat-sahabat terbaiq saya. Yang tidak pernah menambah beban hidup saya dengan beban hidupnya mereka. Yang mandiri, tidak bergantung pada orang lain. Yang bekerja sekaligus berkarya. Yang gak ngejadiin proses berkarya sebagai tameng dari kemalasan mereka cari cuan.
Ada yang bilang kalo feminis itu benci cowok. Lah, gimana sih? Gue yang cowok aja ngerasa perlu banget dukung feminisme. Kenapa? Ya, karena feminisme itu tentang kesetaraan gender, bukan ninggi-ninggiin satu gender.
Dirty Vote akan menjangkau semua orang yang tertarik dengan pemilu, termasuk tetangga saya di Cikampek: gerombolan emak-emak yang kesehariannya mengasuh anak sambil bancakan atau sekadar rujakan di depan rumah
Keributan ayam berkokok bersahut-sahutan sudah mulai mereda. Semakin lama semakin berkurang. Hingga akhirnya terdengar satu saja yang masih lantang bersuara. Ayam-ayam pun mulai pergi mencari rezeki meninggalkan kandangnya. Abimanyu masih dalam kebimbangan karena hari ini akan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS) di kampusnya. Bukan karena dosennya yang killer, susahnya tugas dan materi UAS yang akan […]