Minggu pagi yang harusnya berjalan pelan berubah ketika sepucuk surat tiba dan suami Maya telah berpulang. Cerpen tentang kehilangan yang datang tanpa suara.
Hujan selalu jadi alasan untuk mengirim pesan panjang pada orang yang tak lagi menjawab. Bait-bait tentang perpisahan yang belum selesai.
Istrinya mati dalam kecelakaan, dan Santi menuangkan kopi panas ke celananya sendiri—bukan karena syok, tapi karena tak mampu merasa. Cerpen kelam tentang cinta, obsesi, dan tubuh yang membeku.
Suatu pagi langit berubah warna darah, dan semua perempuan menatapnya seperti menatap jati diri. Cerpen surealis tentang tubuh, kecemasan, dan langit yang runtuh.
Timun diiris, lalu ditambahkan sedikit garam dan air secukupnya. Setelah itu, simpan dalam wadah tertutup agar timun terfermentasi. Terkadang, aku juga membuat acar dari kubis, selada air, dan kentang. Tunggu sebentar. Kentang tidak bisa digunakan untuk membuat acar. Kandungan karbohidratnya terlalu tinggi sehingga kentang bisa membusuk. Lagi pula, tidak ada manusia di dunia ini yang […]
Tak mau pacaran, tapi juga tak rela kehilangan. Membaca fenomena HTS di kalangan anak muda—dan harga yang dibayar saat status dibiarkan kabur.
Berapa kali hari ini kamu mengiyakan sesuatu padahal keberatan? Menelusuri akar people pleaser—dari luka masa kecil sampai teori Karen Horney.
Jari sudah menekan 'beli' sebelum pikiran sempat menolak. Menelisik dorongan belanja saat diskon 10.10 lewat pertarungan Id, Ego, dan Superego ala Freud.
Minggu pagi yang harusnya berjalan pelan berubah ketika sepucuk surat tiba dan suami Maya telah berpulang. Cerpen tentang kehilangan yang datang tanpa suara.
'Anak zaman sekarang gampang menyerah'—benarkah? Membongkar stereotip Gen Z malas lewat kacamata teori pembelajaran sosial Julian Rotter.
Hujan selalu jadi alasan untuk mengirim pesan panjang pada orang yang tak lagi menjawab. Bait-bait tentang perpisahan yang belum selesai.
Pemain bola, astronot, sampai apa lagi? Menelusuri empat cita-cita Upin dan Ipin yang berubah tiap musim—dan kenapa justru itu yang membuat mereka terasa manusiawi.
Istrinya mati dalam kecelakaan, dan Santi menuangkan kopi panas ke celananya sendiri—bukan karena syok, tapi karena tak mampu merasa. Cerpen kelam tentang cinta, obsesi, dan tubuh yang membeku.
Suatu pagi langit berubah warna darah, dan semua perempuan menatapnya seperti menatap jati diri. Cerpen surealis tentang tubuh, kecemasan, dan langit yang runtuh.
Niatnya cuma cari hiburan, eh malah jadi cemas sendiri. Kenapa scroll media sosial bikin kita merasa hidup orang lain lebih baik—dan bagaimana keluar dari jebakannya.