Seperti pagi-pagi sebelumnya, suara istri mengomel, anak yang minta diantar ke sekolah, ditambah bunyi mesin jahit rusak saling berebut perhatian. Rapi mulai memahami pola itu setelah tidak ada perpanjangan kontrak dari perusahaan asing yang sempat menjadi penopang hidup keluarganya. “Tinggal di daerah lumbung padi gak bikin kita kenyang nasi,” umpat Gita. Centong di tangannya sibuk […]
Sepulang dari melimbang beberapa bulan lalu, Putri Linjang jadi sedeng. Awalnya, Unak Bangko—sang ibu—tak menyadari perubahan itu. Barulah beberapa minggu kemudian, ketika Putri Linjang mulai menunjukkan tingkah aneh, ia menyadari ada yang tidak beres dengan anak gadisnya. Putri Linjang beberapa kali tiba-tiba membenturkan kepala ke dinding kayu rumah. Ia juga sering menangis tanpa sebab di […]
Di rumah kami, sore tidak pernah benar-benar sunyi. Ayam-ayam berjalan di halaman, sesekali berhenti untuk mengais tanah. Dari kandang, terdengar suara sapi ketika lalat hinggap di tubuhnya. Sementara itu, dari dapur terdengar bunyi tampah beradu dengan beras, pelan dan berulang. Suara-suara itulah yang sejak kecil membuatku mengenali rumah. Rumah kami sederhana. Sebuah rumah bangsal yang […]
“Aku cari kerja di mana lagi?” Pratama mengeluh sambil menatap langit terik, seolah malas mendengar keluhannya. Matahari terpaku diam di pertengahan cakrawala. Asap dan bising kendaraan yang tak kunjung usai sepanjang hari membuat hawa siang ini terasa sangat menyengat. Ia beranjak dari toko kedua puluh yang ia masuki sejak beberapa hari lalu. Namun, semua enggan […]
“Tanah desa sini jelas tidak seberharga tanah lain, Bapak-bapak, Ibu-ibu. Tanah di sini tidak subur, tidak datar, dan tidak ada tanaman berharga di dalamnya!” kata utusan perusahaan di depan warga. Ia mulai emosi karena bujukannya sejak tadi ditolak warga desa. “Tapi, bukankah tambang tidak perlu tanah subur?” teriak seorang warga dari kerumunan. Namanya Ismed, seorang […]
Seperti pagi-pagi sebelumnya, suara istri mengomel, anak yang minta diantar ke sekolah, ditambah bunyi mesin jahit rusak saling berebut perhatian. Rapi mulai memahami pola itu setelah tidak ada perpanjangan kontrak dari perusahaan asing yang sempat menjadi penopang hidup keluarganya. “Tinggal di daerah lumbung padi gak bikin kita kenyang nasi,” umpat Gita. Centong di tangannya sibuk […]
Perayaan Kekasih, lihatlah— hari-hari kita disesaki rencana demi rencana, waktu menjelma makhluk bergigi yang menelanku bulat-bulat, membuat jarak antara aku, kau, dan segala yang kita sebut “kita.” Kesibukan, adalah alasan sebab esok harus kita genggam, masa depan ini harus kita taklukkan, agar tak jadi budak keadaan, agar cinta ini tak cuma impian. Tapi […]
Tahun 2011, sudah zaman Alfalink dan telepon seluler waktu itu, tetapi yang beken di kalangan anak negeri seumuran saya waktu itu barulah merek-merek Cina. Di sekolah pun sudah mulai ada dua-tiga teman mengulik Alfalink (kamus digital) dan telepon seluler, meski seputar mengambil gambar dan playlist di situs unduh gratis. Tetapi, fase awal mengenal barang genggaman […]
Membaca karya Ihwan Nugraha seperti menelusuri lapisan langit dari yang paling rendah (troposfer) yaitu kesadaran diri. Dimulai dari puisi yang pertama berjudul Horizon Seseorang dengan kutipannya : “Angin melempar debu ke wajahku. Mengaburkan peta yang kutuju” (Ihwan Nugraha, 2026: hal 3). Ini mendeskripsikan sebuah perjuangan yang tidak mudah dalam melalui kehidupan. Debu mewakili simbol tantangan, sesuatu […]
Salah satu kebohongan terbesar yang kita telan bulat-bulat ketika masih kecil adalah kalimat: “Kalau sudah gede, kamu bebas menentukan jalan hidupmu sendiri.” Padahal, ketika dewasa, kita sama malah kehilangan banyak kebebasan. Iya, kenyataannya, semakin dewasa, pilihan kita justru semakin menyusut hingga ke titik nadir. Terutama dalam urusan memilih lingkaran pertemanan. Dulu, waktu zaman sekolah atau […]
Kursi Kekuasaan Di atas kursi berlapis janji mereka tersenyum seperti pagi, sementara di bawah baliho tinggi perut-perut tetap sunyi. Entah ribuan janji mana lagi yang katanya akan ditepati. Kami sekonyong-konyong menengadah, mencari ujung dari segala resah. Adakah akhirnya? Ah, tentu tidak ada. Setelah kursi berhasil digenggam, kami hanya bayangan yang dipendam; dipojokkan oleh gemerlap […]
Sore itu, layar monitor saya menampilkan salah satu pengumuman rekrutmen content writer freelance di sebuah platform lowongan kerja. Sebagai orang yang cukup sering melamar pekerjaan freelance di bidang kepenulisan, apa saja saya kerjakan selagi itu urusan mengolah kata. Saya coba apply. Tidak berselang lama saya dinyatakan diterima tanpa tes apa-apa. Tentu saya senang. Namun, setelah […]
Saya termasuk tipe orang yang isi kepalanya sering berkelana ke mana-mana jika sedang berkendara. Entah kenapa, embusan angin jalanan dan lalu-lalang kendaraan justru sering melempar gagasan atau topik tulisan yang random. Ya, saya memang hobi melamun saat di jalan. Nah, kemarin, lamunan saya mendadak tersangkut pada satu objek yang cukup random. Saya kepikiran nasib penjual […]
yang selama ini kucari bukan jalan keluar
Salah satu buku antologi cerpen favorit saya adalah Filosofi Kopi karya Dee Lestari. Dari judulnya saja, pembaca mungkin sudah dibuat penasaran. Apa yang bisa diceritakan dari secangkir kopi selain rasa pahit dan manis? Buku ini menghimpun 18 cerita pendek dan prosa yang ditulis Dee selama sepuluh tahun awal perjalanan kepenulisannya. Beragam kisah di dalamnya mengangkat […]