Cerpen

Perempuan yang Mencari Rupa Angin

Sepulang dari melimbang beberapa bulan lalu, Putri Linjang jadi sedeng. Awalnya, Unak Bangko—sang ibu—tak menyadari perubahan itu. Barulah beberapa minggu kemudian, ketika Putri Linjang mulai menunjukkan tingkah aneh, ia menyadari ada yang tidak beres dengan anak gadisnya. Putri Linjang beberapa kali tiba-tiba membenturkan kepala ke dinding kayu rumah. Ia juga sering menangis tanpa sebab di […]

Tak Ekapajuh Lakeh

Di rumah kami, sore tidak pernah benar-benar sunyi. Ayam-ayam berjalan di halaman, sesekali berhenti untuk mengais tanah. Dari kandang, terdengar suara sapi ketika lalat hinggap di tubuhnya. Sementara itu, dari dapur terdengar bunyi tampah beradu dengan beras, pelan dan berulang. Suara-suara itulah yang sejak kecil membuatku mengenali rumah. Rumah kami sederhana. Sebuah rumah bangsal yang […]

Rumah Terakhir

“Aku cari kerja di mana lagi?” Pratama mengeluh sambil menatap langit terik, seolah malas mendengar keluhannya. Matahari terpaku diam di pertengahan cakrawala. Asap dan bising kendaraan yang tak kunjung usai sepanjang hari membuat hawa siang ini terasa sangat menyengat. Ia beranjak dari toko kedua puluh yang ia masuki sejak beberapa hari lalu. Namun, semua enggan […]

Sekelompok Serigala yang Memimpin Kawanan Domba

“Tanah desa sini jelas tidak seberharga tanah lain, Bapak-bapak, Ibu-ibu. Tanah di sini tidak subur, tidak datar, dan tidak ada tanaman berharga di dalamnya!” kata utusan perusahaan di depan warga. Ia mulai emosi karena bujukannya sejak tadi ditolak warga desa. “Tapi, bukankah tambang tidak perlu tanah subur?” teriak seorang warga dari kerumunan. Namanya Ismed, seorang […]

Karya Terbaru

Makna Di Setiap Tegukkan

Salah satu buku antologi cerpen favorit saya adalah Filosofi Kopi karya Dee Lestari. Dari judulnya saja, pembaca mungkin sudah dibuat penasaran. Apa yang bisa diceritakan dari secangkir kopi selain rasa pahit dan manis? Buku ini menghimpun 18 cerita pendek dan prosa yang ditulis Dee selama sepuluh tahun awal perjalanan kepenulisannya. Beragam kisah di dalamnya mengangkat […]

Kehadiran Pak Ogah di Lampu Merah Trowulan Mojokerto Adalah Kesia-Siaan, yang Sialnya Justru Menimbulkan Kekacauan

Di antara sekian banyak kejanggalan tertib lalu lintas yang kerap kita temui di jalanan Jawa Timur, ada satu fenomena di Kabupaten Mojokerto yang terus menyisakan pertanyaan besar di kepala saya. Tepatnya di persimpangan lampu merah Lengkong, Kecamatan Trowulan.   Di sana, sebuah perangkat lalu lintas modern berupa lampu pengatur jalan (traffic light) berdiri tegak dan […]

3 Kata Sepele yang Membuat Driver Ojol Merasa Tidak Dihargai Customer

Sudah hampir satu dekade saya menghabiskan hidup di atas jok motor sebagai driver ojek online (ojol). Membelah kemacetan, berpanas-panasan, hingga kehujanan sudah menjadi bagian dari keseharian saya. Sepuluh tahun tentu bukan waktu yang sebentar untuk sekadar mencari nafkah. Bagi saya, jalanan juga merupakan guru yang mengajarkan banyak hal, terutama tentang beragam karakter manusia. Dari ribuan […]

Mengurai Benang Kusut: Relasi Hak Asasi Manusia dan Islam

Mengikuti perdebatan tentang hak asasi manusia (HAM) internasional terkadang terasa seperti menghadiri pesta makan malam. Setiap tamu membawa hidangan andalannya. Menurut mereka, hidangan itu paling lezat dan layak dinikmati semua orang. Ketika semua hidangan tersaji di atas meja, beragam cita rasa pun bertemu. Sebagian saling melengkapi. Namun, sebagian lainnya justru berbenturan. Dalam tulisan ini, saya […]

Warung Murakabi Jogja, adalah Contoh Bagaimana Seharusnya Koperasi Merah Putih Dijalankan

Belakangan ini saya cukup sering mendengar narasi negatif tentang Koperasi Merah Putih. Program ini awalnya digadang-gadang sebagai solusi ekonomi rakyat. Namun, terus terang saja, kita semua punya pemikiran yang sama. Iya, kita punya kekhawatiran, jangan-jangan nanti cuma menjadi bangunan saja tanpa manfaat yang bisa dirasakan masyarakat luas.   Sejurus dengan itu, beberapa waktu lalu di […]

Pulang Kerja

PULANG KERJA Merembes aku di gerbang gedung Bersama geopelia renang ke sarang Menerawang ketapang memandang remang   Punggung melangsir mengeluh rindu Memeluk ranjang menebas lemas Pergi ke dapur mengubur lapar Menari-nari di atas orek   Peluk istri mencuci sepi Mengangsur beban berupa mimpi Dibius luka berwarna-warni   Pada lentik maha cantikmu Manis-tangis berdesir waktu Ingin […]

Jalan Amaliun dan Kede Buku kecil yang Tumbuh di dalamnya

Di awal kedatanganku ke Kede Buku Obelia, tidak pernah terpikir bahwa aku akan membawa pulang sebuah cerita. Pikiranku saat itu cuma satu: wawancara. Sejak malam hingga pagi, berbagai kemungkinan sudah kupikirkan matang-matang. Setiap peralihan pertanyaan kususun agar mengalir seperti air. Kalau ritmenya tiba-tiba rusak, aku akan berusaha tetap fokus pada jawaban yang ingin kudapatkan. Tapi, […]

Menurut Keyakinan saya, Mojokerto Perlu Melangkah Maju, Bukan Berhenti pada Romantisasi Majapahit dan Onde-Onde Saja

Sebagai orang Lamongan yang menikahi perempuan Mojokerto, ada satu pola interaksi yang hampir selalu saya alami tiap kali mengobrol dengan kawan-kawan dari luar daerah. Ketika saya bercerita bahwa saya kini sangat sering berada di Mojokerto, tanggapan mereka hampir pasti berada di antara dua pilihan ini: situs Majapahit dan onde-onde.   Tentu saja, dua hal itu […]

Mengais Emas pada Gempa

MENGAIS EMAS PADA GEMPA  Pagi itu masih remang Kabut menggantung di punggung bukit Seekor gajah hitam Menjenggak rumah dengan belalainya Genteng berhamburan seperti burung terluka   Manusia jadi pasir Butir paling kecil Terbang lewat jendela Tanpa sempat berpamitan Tanpa sempat memeluk anak   Langit robek Tanah menganga Doa-doa tercekat di tenggorokan Kabut turun membawa cahaya retak Menjemput rintih […]

Perempuan yang Mencari Rupa Angin

Sepulang dari melimbang beberapa bulan lalu, Putri Linjang jadi sedeng. Awalnya, Unak Bangko—sang ibu—tak menyadari perubahan itu. Barulah beberapa minggu kemudian, ketika Putri Linjang mulai menunjukkan tingkah aneh, ia menyadari ada yang tidak beres dengan anak gadisnya. Putri Linjang beberapa kali tiba-tiba membenturkan kepala ke dinding kayu rumah. Ia juga sering menangis tanpa sebab di […]

More posts