Di Teras Ini, Kita Pernah menjadi Cerita
Dan aku tinggal di antara sisa suara
Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.
Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.
Dan aku tinggal di antara sisa suara
di atas pagar waktu. sayangku, suntikan bisamu pada leherku, jangan mulutku. minggatlah.
Dasar, manusia memang hobi mengecap rasa tetapi minim informasi, jadi kubilang saja yang asin itu dari kondom