Cinta

Twin Flame

Perdana membahas rencana pelaksanaan proyek pemerintah. Semua yang hadir berjumlah sembilan orang. Mereka berkumpul di rumah Michael sebagai ketua tim. Camilan dan minuman hangat tersedia di meja. Tugas pertama mereka adalah mengumpulkan dan memeriksa kelengkapan dokumen pelaksanaan proyek tersebut. Donna datang paling akhir, lima menit sebelum rapat dimulai. Dengan penampilan seadanya—tanpa makeup, memakai jaket, jeans, […]

Seni Berjalan Sempoyongan

Kau tak pernah berkelahi seumur hidupmu, tapi kini kau ingin seseorang menghajar wajahmu. Kau mengambil posisi duduk yang paling nyaman—sambil selonjoran di tengah kasur, bersandar pada bantal yang kau tegakkan di tembok. Posisi ini, menurutmu, adalah yang terbaik untuk meredam gemetar tubuhmu sejak aroma yang begitu akrab menguar dari dalam amplop dan menyentuh ujung hidungmu. […]

Cinta yang Berumur Pendek

Aleh duduk bersila di pinggiran kolam ikan mujair sambil melempar pakan dan cengar-cengir sendiri. Ratusan kepala ikan mujair berukuran siap panen dan gemuk-gemuk itu cuap-cuap dan saling tindih di permukaan kolam berebut jatah makan. Meskipun pandangan Aleh memang lurus menatap ikan-ikan yang ia rawat dengan penuh perhatian, namun yang muncul dalam penglihatannya adalah segambar wajah […]

Sebuah Pedoman biar Gak Dikatain “Gak Peka, Lo!”

Pertanyaan  “Udah mam belum?” atau “Mau mam di mana?” menurut saya merupakan hal paling tidak etis untuk seseorang yang mengawali debutnya jalan bareng gebetannya. Kenapa? sebab dengan bertanya demikian, arti “hadirmu” untuknya patut dipertanyakan. Cintanya berarti masih pada tingkatan aku dengan dia aja, yang berarti juga, engkau teh da orang lain di luar diri kita. […]

More posts