Kopiah Pudar
Ia kemudian meraih salah satu kitab kuning dan segera merapalkan doa-doa ampunan seperti yang biasa ia lakukan sebelum muraja’ah.
Ia kemudian meraih salah satu kitab kuning dan segera merapalkan doa-doa ampunan seperti yang biasa ia lakukan sebelum muraja’ah.
“Mohon maaf, Kang, bukannya yang namanya sumbangan itu seikhlasnya? Kalau dipatok seperti ini, namanya bukan sumbangan, tapi iuran.”