Jalan Amaliun dan Kede Buku kecil yang Tumbuh di dalamnya

Di awal kedatanganku ke Kede Buku Obelia, tidak pernah terpikir bahwa aku akan membawa pulang sebuah cerita. Pikiranku saat itu cuma satu: wawancara. Sejak malam hingga pagi, berbagai kemungkinan sudah kupikirkan matang-matang. Setiap peralihan pertanyaan kususun agar mengalir seperti air. Kalau ritmenya tiba-tiba rusak, aku akan berusaha tetap fokus pada jawaban yang ingin kudapatkan. Tapi, […]