Bapak Yoseph dan Mama Maria

Bapak Yoseph dan Mama Maria

 

beribu-ribu jengkal kaki

Bapak Yoseph dan Mama Maria melambung jauh ke rahim Papua

 

belum sempat tangan mereka menulis ini budi

jantung mereka terbelah darah

 

pada kuburan mereka anak-anak Papua menulis

 

“Bapak Yoseph dan Mama Maria maafkan kami

kamu berdua mati oleh senjata gelap

yang dijual Indonesia ke Papua.”

 

Bogenga, 2 September 2026.

 

 

 

Desil

 

mengais desil hanya menunda waktu

untuk membajak sawah

menanam padi

menyiang jagung

lalu memanen

 

sambil dengar burung pipit bernyanyi

dengan nada

d = sil

dan not

6, 7, 8, 9, 10

 

Bogenga, 28 September 2026

 

 

 

Abjad

 

di kelas yang sobek

bapak dan mama guru

mengajar anak-anak abjad g, e, r, a, t, i, s

 

seketika abjad yang tertulis pada daun jagung hapus

oleh air mata guru kobus dan anak-anak

yang ranggas rambutnya

kepalanya

tanganya

kakinya

badanya

dan hatinya

 

lalu lonceng gereja yang runtuh berbunyi

iring kematian anak-anak bersama abjad yang tak sempat kenyang

karena sudah dirampas oleh anjing-anjing istana raja

 

Bogenga, 30 September 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like
Yuk Berkawan

Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.

Promo Gack dulu, dech Ayooo Berangkat!