
“Piscok sedang dalam pengiriman.
Mohon bersabar.
Semoga gairah makan anda belum habis dan tidak hambar.”
Notifikasi itu mengambang
Sementara aku, tenggelam dalam kekosongan perut dan mental
Sembilan menit kemudian…
Muncul pemberitahuan:
“Maaf, dalam perjalanannya, kurir tersendat macet.
Besar kemungkinan paket terlambat.
Seribu maaf kami kirimkan.”
Lantas saya balas:
“Dimaafkan dan terima kasih.
Namun kemungkinan yang lebih besarnya lagi,
‘maaf’ anda juga pasti datang terlambat.”
Purwokerto, 1 September 2022
Sedang mengarungi lautan ilmu di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Senang dengan puisi dan karya sastra lainnya. Karyanya acap kali dimuat di laman media sosial, website, dan semacamnya. Juga sering masuk dalam penulisan bersama sehimpun puisi.
Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.