

Kau tebang dahan pepohonan rimbun
Bunga-bunga kembang gugur
Menghimpit doa-doa tanah
Jika akulah aib, yang kau lahirkan
Dari setiap silang sengketa penggalan
Yang ditajami oleh waktu
Tapi majal oleh harapan
Jika akulah aib, yang menyampah halaman
Kuburkanlah dengan damai
Sebab aku, tak pernah tahu
Pucuk kian meninggi
Angin terus berkecamuk
Akarku tak dalam
Sedang kau bermimpi terus
Menanti keajaiban.
Kereta lama tertidur di stasiun
klaksonnya tak lagi sanggup
bangunkan Fort de Kock
dari penantian para turis
yang tiap sebentar, datang dan pergi
kereta berucap pada keramaian:
“tidakkah kau tahu tempat untuk pulang?”
selembar karcis hanya jalan buntu
di antara gedung-gedung pertikaian
kereta terus menunggu di stasiun
dingin kota terus berangin
meniup cita-cita kepada apa?
peluk tak sampai-sampai
Fort de Kock kian sepi
dalam pengandaiannya sendiri.
Kita melangkah saat jalanan hanya ruang
Beruk-beruk lalu lalang
Melangkah saat Jam Gadang hanya dentang
Detik yang sendirian
Menatap bangun-bangunan
Warna-warni
Tinggi-tinggi
Sementara yang kosong, jadi sunyi
Warna-warna sejarah dibunuh waktu
Warni-warni budaya diambruk nafsu
Sengaja buat baru
Biar warna-warni menjadi diri
Menjadi warna yang terpisah dari warni.
Aspasia van Agam
Beethoven sudah tidur dengan sonata
Yang mengiring malam pada cahaya
Badai rindu Fort de Kock tak terkira
Aspasia berjalan bergandeng purnama
Hendak ke mana?
Naar Agam, jawabnya.
Kira kereta sudah lama rebah
Stasiun menimbun sisa kata
Purnama jadi merana.
Oh, begitu gelapnya!
Purnama ikut pada sonata
Menyelimuti Aspasia.
Seekor kucing meringkih
Perlahan berjalan menuju rak buku
Halaman yang mana yang mampu ia buka?
Raganya ingin suatu tempat lain
Pulang.
Kucing kecil berbaring di ujung tikar pustaka
Menghitung jumlah buku-buku
Atau hanya rekam gambar-gambar
Yang sering ia pandang.
Namun tubuhnya tak dapat lagi
Beranjak.
Lantas tiba malaikat
Dengan lembut mengangkat
Seekor teman kecil
Menghadap Sang Kiblat,
Dan kita menekurkan kepala.
Lahir dan tumbuh di Sumatra Barat. Instagram @sekarapidali.
Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.
Gack dulu, dech
Ayooo Berangkat!