Gema di Perut Bumi
Senja pun tiba dengan untung setipis rempeyek.



Sebab rasa yang layu tumbuh subur, akibat angkuhmu selalu dirawat.


Nahasnya ia tetap menjadi orang yang sama seperti dulu

Aku menatapmu dari tepi kematian Ketika kau menaruh bunga di nisan pikiranku

Sebab hidup: sebuah safar melingkar menuju satu rahim purba


