Puisi

Di Hadapan Roti dan Kopi

Pagi sekali–antara kini dan pagi-pagi yang terlewati. Di luar kamar ku sering sekali ibu-ibu itu kehilangan niat pergi belanja. Alih-alih membeli sayuran, ia selalu hendaki dirinya di depan teman yang sedang buka warung. Lalu membaca puisi getir yang ia tulis sendiri pada tulang dahi: tentang suaminya yang menyebalkan, anaknya yang kurang ajar dan nasib-nasib buruk […]

Bekas Cambuk

Bekas Cambuk Seseorang tengah mengetuk-ngetuk jendelamu Kapan kau akan membukanya setelah sekian lama? Kau memang masih dalam buaian trauma masa silam Seorang lelaki pernah mengkhianati cerita, bersamamu Kini kau sedikit membukakan perhatian pada orang baru Mencoba lagi romansa-romansa yang sudah asing Berharap luka tidak datang terulang dari si pengetuk Dan cinta tidak lagi dipandang sebagai […]

Sepi yang Melecehkan

Sepi yang Melecehkan Di atas bantal yang sendu kau telanjangi aku; kau lucuti pakaian dalamku, lepas semua penutup tubuh. Kulit-kulit merinding dan bibirku kaku. Kau mulai memperkosa dan aku meronta-ronta. Penismu genap di belahan dada, kau maju mundurkan ia. Aku terus mencoba melepaskan diri. Tapi sepi, kau telah berhasil menghabisiku di kamar ini.     […]

Pilihan yang Menggoda

untuk Hndk Mahasiswa dihadapkan dua payudara, ia punya satu mulut untuk menghisap salah satunya. Masing-masing payudara punya rasa. Sebelah kiri rasa tanggung jawab pada keluarga, sebelah kanan rasa ingin menyelesaikan masa belajar. Mahasiswa dihadapkan dua payudara, ia punya satu mulut untuk menghisap salah satunya. Sebenarnya ia lebih mau menyedot yang sebelah kanan hingga masa belajarnya […]

HORE

HORE di negeri ini tidak ada negara!hanya pasar;hanya ada ragam aktivitas yang begitu dinamis, yang muaranya percuanan. di negeri ini tidak ada peradaban sebuah negara.hanya sebatas pasar belaka.hanya ada yang ber-jual beli, yang ber-sorak sorai karena dagangannya laku sekali ada juga yang sunyi meski laku sekaliada yang murung karena sepi pembeliada copet. ada calo. ada […]

Melihat Buruh Perempuan

Menghapal Nama Perawat Untuk suster Ulfah dan Tresna aku mencatat satu hal; semuanya nampak serasi, papan tanda pengenal memuat nama yang sulit di eja, kacamata yang terlalu besar, kerudung yang terbuat dari langit sore, sedikit merah, sedikit jingga dan sedikit cerah. mengapa bidadari harus hidup dan tumbuhdi tempat kenyataan lebih menyakitkan dari mimpi buruk? 4 […]

Menudung Sajikan Iman

Kau pergi ke dapur dan meninggalkan pria itu di kamar. Melihat makanan di meja Lalu bertanya "mengapa kita tidak pernah menudung sajikan iman sehingga mudah dicuri kucing liar?"

Notes of The Lost Sheep III

now she’s walking naked as her fleece stuck on a tree-trunk while she wandered her cold barefoot stepped on the damp twigs; shatter a piece of dry leaves she kept struggling even when her body freezing the whole memory gave her no favor unless a tremendous breaking order on the other hand, The Good Shepherd […]

Menanti

menanti tanpa tahu kapan akan berhenti hanya mengikuti alur hati baik tidak nya seakan tidak peduli padahal ia memilih untuk pergi Lihat!!! dia bersama bunganya tumbuh bahagia jangan seperti hama yang datang merusak terbang tinggilah seperti kupu-kupu  walaupun hinggap didekat bunga akan sama indahnya  aku senang melihatmu walaupun sekarang jauh berbeda kamu dengan bungamu, dan […]

More posts
Yuk Berkawan

Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.

Promo Gack dulu, dech Ayooo Berangkat!