Seolah bisa membaca pikiran, Jayanti yang menikmati pijitan tangan si Pemilik Salon itu berkata, “Tenang, Gina. Aku ini belum menikah. Kau gak usah takut aku ini istri sah pacarmu. Istri sah pacarmu tentu sedikit lebih tua daripada kita berdua. Tapi menurutku dia jauh lebih cantik dan otaknya bisa jadi lebih berisi daripada kita bertiga.” Si […]
Seorang wanita dengan rambut terurai sampai ke buah dadanya duduk di kursi sebuah salon. Lipstiknya yang merah cabai itu nyala pada lapisan kulit bibir yang pecah dan kering, Gina namanya. Gina membiarkan pemilik salon melapisi rambutnya dengan pewarna. Golden-Yellow yang diinginkannya, warna yang kelewat nanggung dan terlalu biasa tapi Gina menyukainya. Ruang di salon kecil […]
ESAI JUARA I LOMBA ESSAI SWARA SAUDARI dengan tema “Dialog & Tutur Perempuan sebagai Upaya Perjuangan” Belum lama ini saya menghadiri resepsi pernikahan seorang kawan lama di salah satu desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sedikit terlambat, saat saya sampai, acara sudah berjalan dan mulai masuk sesi mau’idhoh hasanah atau ceramah dari seorang tokoh masyarakat. […]
Pernah dengar kalimat “laki-laki masa nangis? Laki-laki ga boleh cengeng”? Seengaknya, dua hal bisa dipetik dari kalimat tersebut. Pertama, ia bisa mengajak orang untuk lebih kuat. Kedua, ia justru menyakiti perasaan. Apakah hanya perempuan yang boleh meneteskan air mata? Sedangkan laki-laki hanya boleh mengurung perasaannya sendiri dan tidak boleh sedih? Tentu itu tidak benar! Tahukah […]