Nyimpang

Nyimpang, Kopel, Sebul, dan Lain-Lain

There can be no society without poetry, but society can never be realized as poetry, it is never poetic. Sometimes the two terms seek to break apart. They cannot.”–Octavio Paz. Dalam tulisan “Babak Baru Sastra Purwakarta” Amar memetakan komunitas literasi sekaligus mendeklarasikan kelahiran Sebul. Ini menarik apalagi ia menjanjikan bakal jadi penanda babak baru perliterasian […]

Kalau Nyimpang Gak Berkualitas, Terus Kenapa?!

Ammar dan Farid yang memang orang Purwakarta dan berkegiatan di Purwakarta saya rasa memiliki kapasitas lebih banyak untuk ngomongin tetek bengek literasi di Purwakarta itu sendiri. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, saya yang orang Karawang dan malah lama di Bandung ini rasanya gak mengenal dengan baik kegiatan literasi di Karawang. Katakanlah, dalam tulisannya Ammar nyebut ada […]