Surat Cinta untuk Komunitas Literasi Hari Ini
Selama di Purwakarta, saya tidak pernah lihat komunitas literasi membuat program bersama untuk kemajuan bangsa dan negara.
Selama di Purwakarta, saya tidak pernah lihat komunitas literasi membuat program bersama untuk kemajuan bangsa dan negara.
Kemanakah aku harus mengaduMenciptakan jalan menuju rinduJalan yang buntu di persimpangan waktu Ataukah aku harus meniti kenanganDi antara sembab luka yang tersiratPada sebatang puisi paling hakiki Barangkali perjalanan itu benar-benar buntuDalam penantian menapaki jejak rinduLalu berliku menuju gubuk gerhanamu Kemanakah aku harus mengaduKe matamu ataukah pada hatimuYang selalu menyusun menara di jantungku
Lembayung senja percaya diri meronaMengungkap diamku yang terjebak pada puisiBait demi bait menjadi gundukan aksara yang berantakanMenjadikan aku pujangga gagal Kertas usang kurangkai menjadi tumpukanKemudian bersama puisiku tersusun menjadi sebuah bukuKutulis berulang acap kali senja berakhir menyapa rembulan Meski dengan rima yang masih berantakanPuisiku hendak melahirkan romansaDengan diksi-diksi yang akan dirindukanNamun tersisih pada senja yang […]
Harus Mendayu-dayu Menulis harus mendayu-dayuSupaya lakuSeperti bernyanyiTulisanmu harus beriramaSaat kau terlukaSaat kecewaAtau kau sedang marahAtau riang gembira bahagiaKau mesti menyetel kalimat yang berterbangan di atas kepalamu itu supaya merdusampai mendayu-dayuuntuk kemudian kau dapat menuliskannya.“Jangan asal menulis”, itu katamuTapi ini kisahku:Pada wajahnya yang samarPada hati ini yang berdebar-debaryang membuat kaki gemetarPikiranku hinggap di perasaan yang patahMelihat […]
Rona senja yang memerah, menghiasi sore yang indahBias cahayanya menembus awan berjajar di sanaBagaikan pilar-pilar langit yang tersusun rapi nan megah Membuatku sejenak terdiam, tertegun melihat sketsa langit yang luar biasa indahnyaDalam hati terbesit kata, sungguh besar kuasanyaHingga mampu menciptakan dunia ini seindah nirwana Sayup-sayup terdengar debur ombak berkejaranSeolah ingin meneriakan sesuatu padakuAku mencoba menerkanya, […]
Tentang Adikkuaku mengajarkannya bersepedamelatih keseimbangan supaya tak mudah tumbangaku pernah berbagi jajanan dengannyajika aku membeli dua, baginya satujika dia beli tiga, bagiku satu jugaseakrab itu aku dengan adikkudulu, saat masih lugunamun sekarang, untuk berbincang pun jarangmungkin karena seganatau memang sudah saling mengertitetapi ketika motorku mogok di perjalananhanya adikku yang datang membantumemberiku pertolongan Tentang Kakakkubayangkan jika […]
Bekas Cambuk Seseorang tengah mengetuk-ngetuk jendelamu Kapan kau akan membukanya setelah sekian lama? Kau memang masih dalam buaian trauma masa silam Seorang lelaki pernah mengkhianati cerita, bersamamu Kini kau sedikit membukakan perhatian pada orang baru Mencoba lagi romansa-romansa yang sudah asing Berharap luka tidak datang terulang dari si pengetuk Dan cinta tidak lagi dipandang sebagai […]
Menghapal Nama Perawat Untuk suster Ulfah dan Tresna aku mencatat satu hal; semuanya nampak serasi, papan tanda pengenal memuat nama yang sulit di eja, kacamata yang terlalu besar, kerudung yang terbuat dari langit sore, sedikit merah, sedikit jingga dan sedikit cerah. mengapa bidadari harus hidup dan tumbuhdi tempat kenyataan lebih menyakitkan dari mimpi buruk? 4 […]
Kau pergi ke dapur dan meninggalkan pria itu di kamar. Melihat makanan di meja Lalu bertanya "mengapa kita tidak pernah menudung sajikan iman sehingga mudah dicuri kucing liar?"
Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.