Lima Menitku Babak Belur
Minimarket ini lumayan ramai. Tak peduli siang, sore, atau malam, pengunjung berdatangan seperti tak ada habisnya. Suara AC dan decit sepatu memenuhi ruangan luas ini.
Minimarket ini lumayan ramai. Tak peduli siang, sore, atau malam, pengunjung berdatangan seperti tak ada habisnya. Suara AC dan decit sepatu memenuhi ruangan luas ini.

SPK mungkin lahir dari ruang yang gelap, tapi mereka sedang menyalakan cahayanya sendiri. Mereka terus berjuang, tetap berdiri, dan terus berkarya.

Dangau Studio hadir sebagai ruang ekspresi dan pemulihan batin lewat seni kolaboratif.

Wawancara bareng Egi Irawan soal perjuangan buruh, dari advokasi sampai kontra-propaganda.

Bobby Han, seniman sketsa realisme asal Karawang, berbagi perjalanan seninya dari hobi masa kecil hingga menjadi profesi yang didukung istri dan komunitas.

Dalam wawancara ini, Ubed berbagi perjalanan menulisnya yang unik, dari awal mula menulis secara tak terduga hingga menerbitkan novel yang sarat makna.

Yuda Febrian Silitonga menyuarakan isu lingkungan hidup lewat rap dan aksi nyata.

Dion Murdiono atau lebih akrab disapa sebagai Kang Dion adalah Koordinator organisasi Gusdurian Purwakarta. Kang Dion lahir di Brebes, 4 Juli 1993. Menjalani pendidikan S1 di UIN Jurusan Pendidikan Agama Islam dan S2 di UNU Jurusan Sejarah. Kang Dion bercerita sejak zaman kuliah dulu, sudah akrab dengan gagasan-gagasan Gusdur dan menjadi penggerak Gusdurian di Bandung. […]

Kemarin, Nyimpang ke Amound Coffee untuk melihat pajang karya beberapa seniman seni rupa Purwakarta. Nama Hafiz Kholil muncul, dan tentu za kami datang. Selain ingin mengapresiasi, Nyimpang nyatanya lebih sering melihat Kholil menyiapkan jeujeur dan bermain ikan di rumah. Jadi tentu saja melihat Kholil berpameran atau pajang karya adalah hal yang serius.

Sedih sedih sedap gitu, kan. Mau lanjut baca ya tapi takut sedih dan ngerasa tua, mau gak dibaca tapi di mana lagi nemu bacaan kayak gini.
