Pesta Ulang Tahun Çherrya Cantika
Andai infeksi makanan tidak menyerangnya

Sayangnya laki-laki itu sama bajingannya dengan orang-orang yang membunuh ayah kita di Rumoh Geudong. Bagaimana mungkin ada pembunuhan yang tidak ada pembunuhnya!

"Siapa nama mantanmu saat SMA itu? Yang dulu membuatmu selalu salah tingkah dan gagal move on," ia terlihat mencoba mengingat kembali.


Sudah empat belas hari Elis menunggu kabar tulisan yang ia kirim ke salah satu surat kabar di Medan. Selama itu pula wajahnya muram. Hingga dini hari itu, kesabarannya sudah tiba di ujung yang paling tipis. “Ck.” ia mendecak pelan. Lalu mengumpat lirih, berulang-ulang, seperti berbicara kepada dirinya sendiri. “Eee ... Anjing! Babi!” nama hewan itu […]


"Sirooothalladzina an 'amta 'alaihim, gurawil maghduuu bi 'alaihim"Ki Djadjam mulai berpikir ada yang salah.

Saya menghabiskan 50% gaji saya untuk rokok. Memang bukan hal bagus, tapi semenjak ada rokok, hidup saya dipenuhi jadwal memaknai. Hari ini saja saya sudah menghabiskan satu setengah bungkus Win Click. Dari empat puluh batang, kini rokok saya tinggal delapan batang.

Ah! Nenek itu. Lucu sekali wajahnya, dan gayanya sangat jenaka. Sebetulnya aku selalu menyukai baju-bajunya yang vintage, dia juga sering ngomong sendiri. Maka ketika lewat, aku selalu menyapanya dan meskipun terdengar tidak sopan, aku suka masuk ke dalam obrolannya.
