Lima Menitku Babak Belur
Minimarket ini lumayan ramai. Tak peduli siang, sore, atau malam, pengunjung berdatangan seperti tak ada habisnya. Suara AC dan decit sepatu memenuhi ruangan luas ini.
Minimarket ini lumayan ramai. Tak peduli siang, sore, atau malam, pengunjung berdatangan seperti tak ada habisnya. Suara AC dan decit sepatu memenuhi ruangan luas ini.

Mendengar itu, Mas Karni langsung sumringah karena istrinya akhir-akhir ini belum datang bulan.

Kasihku bagai genggam tangan dan kau menjelma pintu di hadapan.

Honor, Kapur, dan Lapar ia berdiri di depan papan tulis dengan kapur yang lebih jujur dari nasibnya sendiri menuliskan masa depan sementara dompetnya menganga kala dunia selalu menawar harga hidup tenaganya dihitung lebih murah dari selembar kertas ujian perutnya padahal selalu bertanya-tanya ia menghitung receh sembari melihat harapan yang bocor di antara celah doa dan […]




Di lantai malam, anggur berfermentasi mengendapkan sunyi di dasar botol retak, rasanya pahit, seperti doa yang lupa alamat pulang.

Berita-berita itu menayangkan apa yang aku alami hari ini. Tentang kecelakaan, orang yang bunuh diri karena ternyata terjerat hutang dan tentang berita banyaknya bayi yang dibuang oleh para remaja.

