Spesialis Oke

Jaringan Komunal Kaliman

Hanya segitu saja
Ego-ku, seorang penderma
Bermurah nilai memantik api
Harap harap menorobos standar diksi
Omong kosong penyair binal, asal jujur dan jadi.

Apa kabar kenkawan kreatif?
Mudahkah mengolah sampah?
Feses dan matcha, mana yang lebih berkorban?
Kopi dan pesing, mana yang lebih sopan?

Diantara kemampuan kita dalam meramu
Sekiranya baik sebelum datang kematian
Apakah hilang gegar pertanyaan?
Redam inginnya, murah ditunggangi kata.

Peringatan datang sebagai pertanda
Bagaimana jika tipuan berperan serupa?
Pahlawan di kemudian hari
Menghalau kemungkinan transisi.

Kontradiksi kepekaan seorang bajingan
Punya ubun-ubun serentan hutan
Meraih rimbun ia pangkas akalnya
Terbaring gersang ia berdoa.

 

 

 

 

Spesialis Oke

Aku tau sejumlah kemenangan
Ada di silam sementara silam
Ya, mencari pengakuan
Ada di silam selamanya silam.

Berharap jadi burung pada fabel
Bijak di ujung cerita
Lihai serta tau segala
Tanpa perlu terbang tanpa dipuja.

Dan, apakah akan lebih baik?
Membenci koloni karena nihil nilai
Ada, bersama, abai
Jika kodrat mengingkari, siapa kami?
Fabel biarlah fabel, siapa peduli.

Haruskah bersimfoni, antara pantas dan angan?
Keadaan enggan yang ingin nyaman
Mencari makan ketika hujan
Akal-akalan.

Seorang lawan di muka
Dakunya ternyata sama
Hina pada pencarian
Lemah pembenaran.

Setelah itu, semua itu
Seperti rangkaian kata-kata kopong
Namun datang dengan iri, mungkin dikebiri
Atas kias kesadaran yang sepi, misteri
Kepada peliknya permainan Tuhan, ampuni kami.

 

 

 

Mati. Laki-laki

Sandang penyair palsu, ringkih meragu
Jujur acuh pada bias moral ambigu
Biar pandai bibirnya rendah membumi
Hingga tersebar bait-bait kesukaan kaki
Zaman jayanya, ia kira karena berima.

Sebab di pentas mereka yang telah mati
Sudah tak ada lagi penantian karya baru
Pertanyaan serta jawaban subtitusi
Diduga nyata kian terwakili.

Maka dengarlah duhai kawan
Tentang pangan dan batas pencarian
Agaknya tertunda bila bebas dunia
Kiat berkiblat akhiran surga
Ada tidak bersisa.

Dan pertarungan, lembar kemenangan harapnya
Tebal menjerat tarikhnya
Bebas pajak, berguna
AH serima. Serima. Serima.

 

 

Ibu, Ayah, Kita Borjuis Tanggung

Kudapati sendok yang bengkok
Ujungnya terpelintir, pertanda cinta
Pangkalnya mekar penat tertawa
Rasanya sama, tetap tua.

Permulaan daku
Besar kesadaran ambigu
Akan uang dan kematian
Jiwa kolektif serta kepemilikan
Ketiadaan nilai penuh paksaan.

Ayah serta ragam latar pikirannya
Senin jadi kiri karena tidak berlaba
Jumat bersayap harapnya
Melupa minggu menggali mimpi buruknya.

Kulihat Ibu lihai memecut kata-kata acak
Selaku punggung budak mereka teriak
Merangkak keluar darinya pejuang durhaka
Ramai bernilai mau meraki
Perlahan haram menyeni.

Kita percaya bentuk garis neraka
Bersumbu rancu suka-suka
Namun, atas titik ketentuan Tuhan
Dan jurang kemampuan membayangkan
Aku, fakir tulang merumus ulang mengindahkan.

 

 

 

Kumpul! (Anti Puisi)

Turut berduka hasrat ejaan sesuka
Juga kemerdekaan gaya bahasa
Setidaknya hanya kaumku, kami bangkit memaki
Dengan mantra mandul berlagak mengerti
Ya bagaimana lagi, banyak kalam lalu mengguru
Menggaram temuanku, kematian juga harapan. Lekas mimpi bertaruh tabu.

Gelagat pahamku upaya bercengkerama
Separuhnya memulai harapan kedua
Biar ada sunyi yang kembali
Semoga kami berpikir lagi
Demi puisi.

Cek cek sederet bahasa kabupaten
Percik lenggang komposisi diksinya
Rima salah penting berguna, diterima bila dipaksa
Kejam syarikat diskusi nusia impoten
Langgam generasi-ku, kritis berburu laju
Alibi yang muri, ah anti puisi.

Berlalu timur menjalang nasibnya
Sodorkan alegori masa gemilang
Kepada doa Tuan nasib bertanya
Dimana engkau, semampai afeksi memutar roda?

Dan kalangan barat menuduh muram
Adalah kami, segelintir arah tuju merindu
Akan Abang yang garang datang temaram
Bila ruang kekal padam berpacu.

Author

  • Arisadewo

    Rizqi Rahmat Tahajjudin dengan nama pena Arisadewo seorang pribumi asal Sekadau, Kalimantan Barat adalah penulis yang aktif menulis puisi untuk dipublikasikan di akun media sosial pribadinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like
grandpashabet | grandpashabet | grandpashabet giriş | grandpashabet | grandpashabet giriş | grandpashabet | grandpashabet | grandpashabet | betnano | ultrabet | ultrabet | جلب الحبيب | jojobet | jojobet giriş | جلب الحبيب | roketbet | roketbet giriş | romabet | romabet giriş |