

Sepanjang baju hijau
Di kebun terlihat selendang merah membelai kantung semar; mengenyangkan perutnya dengan semur semut.
Sepanjang baju biru
Tampak topi kuning mengajari sepedanya agar terbatuk-batuk
Menemaninya mengantar sepasang jari kecil sampai depan gerbang.
Sepanjang baju hitam jika aku lihat ke belakang
warna-warna itu memudar menjadi putih Dilahap angin, disembur air
menjadi partikel kecil.
Ternyata aku, kelilipan yang lalu.
Bali, 2026
Setiap hari ada saja drama yang ia saksikan
sekarang aku ambil peran antagonis besoknya protagonis
satu retakannya menjadi sutradara
agar aku geser ke sudut lain untuk menyapa cermin Bapak
Pantulanku tak mengenainya. Tak mempan.
Jika aku akting marah maka ia peluk Jika aku akting sedih ia elus rambut
Kenapa cermin Bapak tak mengikuti gayaku?
Lantas aku pindah ke cermin Ibu
Di sini aku bebas menjadi siapa saja dan ia menyalinnya Tak ada penolakan, tak juga melawan
Mataku tampak hilang satu di depannya bibir menyusut menutup akses kata kasar tangan buntung mengemis jari.
Banyak tambalan di sini
Ia terlalu sibuk mengobatiku
sedangkan cerminnya mati sebelum sempat mengambil peran.
Bali, 2026
Ini bukan tas
atau koper yang kugendong itu hal fana
aku bahas hal yang sederhana.
Punggungku selalu pegal;
bukan karena ditimpa bon warteg bukan juga akibat ditelan atasan
koyo pun tak mampu memberiku sabar
karena sungguh berat seperti membawa rumah
Kalian jangan mengejekku siput
sebab perutku punya kaki bukan mengamplas tanah.
Rumah ini berlantai lima
tak logis namun raga sudah mendapat rekor terbungkuk oleh MURI
lantai satu orang-orang menaruh buah bibir
memberi nutrisi agar aku bicara menyalin beo Lantai dua dijadikan tempat penitipan nurani Lantai ketiga sampai kelima aku gembok.
Jangan paksa aku membukanya sebab di sana hanya ada ribuan paku
yang kusiapkan agar tak ada lagi yang berani bertamu.
Bagaimana bisa mereka menitipkan segala hal? sedangkan aku hampir saja membantu kawanan semut.
Bali, 2026
Kelahiran 2000 asal Bali. Tertarik pada isu sosial dan filosofi hidup. Dapat disapa melalui Instagram @page.marple
Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.
Gack dulu, dech
Ayooo Berangkat!