

Embun pagi hari Ramadan
Tanda hari indah kan datang,
Ada kemenangan di ujung
Selamat, salam, selalu terhubung.
Tapi kepalsuan tetap ada
Hinggap di lentera atau kemeja,
Di saku-saku celana,
Dan rumah tanpa warna.
April 2022
Amin tersebar di mana-mana
Tanda iman semakin tebal,
Amin tersebar di langit juga jalanan
Tanda manusia semakin tak kuasa.
Tapi apa kau lihat cahaya di sana?
Di balik baju putihnya,
Di balik harum wewangiannya,
Di balik muka berserinya, sungguh
Tiada yang tahu kecuali Diri-Nya.
Di dunia ini semua adalah angka
Si Tua atau yang Muda,
Berkuda atau Beroda,
Tipu daya dan dusta
Sudah jadi sarapan hamba.
Ohhhh Maha Kuasa
Segeralah turun ke semesta
Memberi yang kurang,
Menghukum yang perang.
Hijau dunia, putih awalnya
Rumput dan laut
Berkoar pada tempatnya.
Cukupkah manusia?
Dengan segala keterbatasannya
Cukupkah alam semesta?
Dengan segala penderitaannya
Lalu, cukupkah Hamba?
Dengan segala dosanya.
Sungai kehidupan begitu rumit
begitu banyak hilir
saling berganti dan mengalir,
walau begitu, sungai kehidupan itu
tetap hadir karena satu hulu.
Di dalam jernih dan kotornya
Meski terlihat menyatu,
Kenyataanya mereka pada tempatnya.
Dan kita semua tahu,
Bahwa sungai kehidupan itu
Memiliki ujung yang satu,
Walau begitu, sungai kehidupan itu
Menuju kepada-Mu.
2023/21
23 tahun. Tinggal di kota angin alias Majalengka. Mahasiswa Pendidikan Sastra dan Bahasa Indonesia UNMA. Suka menulis dan mendengarkan musik sembari ditemani kopi dan tentu saja sambil membaca buku. Instagram @kosmoplit_
Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.
Gack dulu, dech
Ayooo Berangkat!