Puisi-Puisi Puasa (Bagian I)

Tamparan untuk Orang Kurang Beriman.

 

Kalian melihatnya juga kan?

Orang dengan satu kaki palsu itu,

yang berjalan dengan satu kaki palsu itu,

ia masuk ke dalam surau, orang satu kaki palsu.

Dalam surau ia duduk menggunakan kursi yang disediakan,

Tak nampak kesusahan dalam wajahnya,

Tak nampak kekurangan pula dalam gerak-geriknya,

dan tak nampak pula orang-orang yang sadar dengan kegigihannya.

Orang-orang hanya terpaku pada kurangannya,

tapi mereka melupakan sesuatu yang penting!

 

Orang dengan kaki satu itu,

Punya sesuatu,

Keimanan, ketulusan, kecintaan.

Tapi kita orang kurang beriman mana mampu,

Melihat sesuatu itu.

 

Orang dengan kaki satu itu

Pandai bersyukur,

Karenanya ia tak pernah mengukur

Tak lupa berbaur.

Melihat dirinya, aku merasa tuhan lebih dekat.

 

30 Maret 2023, 13.53

 

 

 

Cahaya Lampu Jalanan Kota

 

Tiada yang berubah

Benar-benar berubah,

Yang ada hanyalah berbenah

Benar-benar berbenah,

Entah itu peziarah atau bedebah,

Mereka tak pernah

Benar-benar berserah,

Mereka hanya menyerah,

Mereka merekah.

 

Lampu jalanan kota itu saksinya

bertahun-tahun ia tak berubah,

masih sama cahayanya,

Sekali-kali ia berbenah.

 

2 April 2023, 1.26

 

 

 

Malam yang Diburu

 

Siapa yang tahu malam itu?

Malam yang diburu dengan serius,

dan malam yang diburu itu misterius.

Tetapi malam itu benar adanya,

Walau kemisteriusan menempel lekat padanya.

 

Bukan berarti malam itu tanpa tanda

Tanpa ciri dan prahara,

Konon; pada malam itu

Semua bintang tertunduk bisu

Angin dibungkam lesu,

Dan kedamaian menjadi semu.

 

14 April 2023

 

 

 

Satu Hari Raya

 

Dunia basah sore ini

tapi tak nampak nestapa,

Kau telah pergi

Mengadu nasib di Jakarta.

 

Hari raya tinggal hitungan jari

Sempatkan pulang ke beranda,

Pagi-pagi Ibu sudah sibuk sekali

Apa kau tak rindu keluarga?

 

Takbir menggema dini hari,

Tanda kemengan telah tiba

Senyum, sapa bersama sanak saudara.

 

Tapi tak kulihat Dikau,

Di kota kah kau merayakan Hari

Apa tak sepi sendiri?

 

Maret 2022

23 tahun. Tinggal di kota angin alias Majalengka. Mahasiswa Pendidikan Sastra dan Bahasa Indonesia UNMA. Suka menulis dan mendengarkan musik sembari ditemani kopi dan tentu saja sambil membaca buku. Instagram @kosmoplit_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like
Yuk Berkawan

Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.

Promo Gack dulu, dech Ayooo Berangkat!