

Di pembuka tautan Googleforms
Aku cekat menulis nama depan
Tapi gamang,
belum ada kamu di belakang
Cuma ada satu jawaban pilihan
Tentu saja itu kamu
Tapi aku kembali gamang,
tak bisa kusisipkan dalam isian
Biar saja sudah
Apa adanya kukirimkan
Google maha tahu, bukan?
2026
Katamu mau datang di ujung petang
Tapi kutunggu tak kunjung datang
Kabarnya kamu dihadang
Oleh tautan tak berkesudahan
Duh,
Pemendek yang menjauhkan
Pemendek yang melupakan
Pemendek yang membuatmu
sering melihatku
dalam bitly/kerjaanmu
2026
Buatkan aku puisi
Aku sedang puasa
Kapan berbuka?
Saat kamu berhenti bertanya
Kamu memangnya makan apa?
Makan celotehanmu,
pertanyaanmu,
yang tak bermutu
Huhu
2026
Tiba sampai di ujung waktu
Aku tak lagi punya apa-apa
Tak mengapa, ujarnya
Masih ada kiyuris
yang dipindai dalam gawai
Tapi kulihat tidak ada apa-apa
Hanya sekumpulan balok
tak beraturan,
seperti gajiku
2026
Apa kabar?
centang satu
Masih sibuk?
centang satu
Aku tahu kamu di situ,
merapal tiktok,
melipat gofood,
mendedah shopee.
centang dua.
senin masih lama.
2026
Lahir Juni 1985. Menghabiskan masa sekolah di Jakarta dan Yogyakarta, menetap di Balikpapan. Kini jadi ASN dan mengurus @komikbangsaku. Mulai suka menulis puisi, selebihnya puasa. Bisa ditemui pada Instagram @mwahdini_
Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.
Gack dulu, dech
Ayooo Berangkat!