Proposal Kematian

Proposal Kematian

 

Lelaki pendosa itu melihat wajah Ilahi

Sedang menangis melihat ironi dunia

Menekuri putusan-Nya menciptakan manusia

Aku tak tahu,

Beginikah fantasi menjelang ajal?

Sekacau inikah permulaan safari yang dijanjikan akan abadi itu?

 

Ketimbang kian mengering aku di sini

Maut, kini aku telah telanjang

Renggutlah saja aku ini!

 

 

 

Terlalu Menghamba

 

Aku bermimpi

Sang pelacur mengenakan jubah haji

Sementara si mursyid berlarian telanjang

Ada apakah gerangan?

Aku merenung semalaman

Sampai-sampai kutinggalkan salat malam

 

Sampai aku tersadar:

Mata hanya menangkap permukaan

Tidak sampai pedalaman

Barangkali mimpi jadi jawaban

Menyibak tabir kepalsuan

 

 

 

Perjaka Neraka

 

Siapa tak suka lekuk tubuh?

Mata jalang lelaki akan menjilati tiap inci

Juga siapa yang tak suka dada bidang?

Mata binal perempuan akan menggagahi tiap jengkal

Hingga sampai pada suatu kesimpulan

Tak dapat kusebut kau beriman

Jika tubuhmu masih bisa kutawar di atas ranjang

 

 

 

Seminggu Menunggu Kematian

 

Berdosakah aku?

Sekali lagi, berdosakah aku?

 

Hingga akhir hidupnya

Seiman sesaudara, babu dengan tuannya

Tak jarang bercakar-cakaran sampai ajalnya

Pelik memang

Seakan cinta dan ajal

Adalah mata rantai yang tiada habisnya

 

Manusia memang serapuh itu:

Sesulit ini bertahan hidup

Semudah itu terenggut maut

 

 

 

Andai Muhammad Masih Hidup

 

Andai Muhammad masih hidup

Pasti sudah kutanya perkara ikhlas

Ikhlas tak terbatas

 

Dalam sejarah mabuk Islam

Aku datang dengan segantang penyesalan

Telah kubiasakan hidup telanjang

Namun,

Malu aku disebut muslim

 

Tak peduli baik atau licik

Akan kupinjam hidayah itu

Agar dapat kuramu jalan iman

 

Andai Muhammad masih hidup

Akan kuadukan semua padamu, wahai Juru Selamat

Mahasiswa Sastra Indonesia, Universitas Madura. Suka menulis esai sastra. Instagram @choirulanam_x

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like
Yuk Berkawan

Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.

Promo Gack dulu, dech Ayooo Berangkat!