Pagi Lagi

Pagi Lagi

 

Alarm bunyi.

Mata belum mau buka

Tapi hidup tidak menunggu.

Kaki turun dari kasur —

Bukan karena semangat,

Tapi karena memang harus.

 

 

 

Tanpa Tepuk Tangan

 

Tidak ada yang lihat

Betapa beratnya hari ini.

Tetap masak, tetap kerja,

Tetap senyum di depan orang —

Pulang, rebah, diam.

Besok diulang lagi.

 

 

 

Cukup

 

Hari ini tidak sempurna.

Banyak yang belum selesai,

Banyak yang masih berantakan.

Tapi kamu masih di sini.

Masih coba.

Itu sudah cukup.

Mahasiswa dari Sarolangun. Anak bungsu dari empat bersaudara. Hidup biasa saja. Tidak sempurna, tapi terus melangkah.

One thought on “Pagi Lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like
Yuk Berkawan

Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.

Promo Gack dulu, dech Ayooo Berangkat!