
Besok, Minggu, 18 Januari 2026, Kaliaget Organic Space akan mengadakan acara Musik Kebun Vol. 1 dengan tema klasikan. Harus diakui bahwa inisiatif Kaliaget Organic Space untuk membuat aktivitas bertani menjadi menarik amatlah cemerlang. Mereka tidak selesai hanya dengan bertani dan menjual hasil panennya saja, kini mereka mengadakan acara Musik Kebun tentu saja untuk menaikkan pamor pertanian […]

Dengan harapan bisa menyaring ilmu yang berharga dari Tanti, supaya Minpang atau pun pembaca yang lain, yang sedang berjuang menulis buku pertamanya, bisa kecipratan mengikuti jejak Tanti. Yuhu~

Yang bikin gongnya lagi kemudian ada pada keputusan Arifin untuk berhenti sejenak dari perjalanan dan jadi relawan di Aceh yang tengah kena banjir bandang. Kepedulian, rupanya, adalah bahan bakar lain yang membuat perjalanan hidupnya terus menyala.

Sejujurnya Minpang punya keinginan menjadi Duta Baca dari dulu, tapi sampai sekarang masih gak kesampaian, dan memang cocoknya jadi duta Gerindra saja. Eh enggak! Nah, pada wawancara kali ini Minpang ada kesempatan nih ngobrol-ngobrol sama Duta Baca Purwakarta, namanya Siti Halimah atau yang biasa dipanggil Limeh. Halimah saat ini terdaftar sebagai mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta, […]

Apa yang akan kamu lakukan jika ingin naik gunung tapi tak punya peralatan yang memadai? Membelinya? Iya kalau ada uangnya, nah kalau ternyata kamu boke gimana? Tetap naik dengan peralatan seadanya? Wah, gak nyaranin deh, bahaya. Solusi untuk permasalahan seperti itu adalah dengan menyewa alat perlengkapan untuk naik gunung. Sewanya di mana? Kalau itu pertanyaannya […]

Tubuh menjadi ikan asin Menjadi sales, menjadi beton dan bunga Menjadi buruh, menjadi kereta api Menjadi mobil dan ringtone hp

Ada sebuah pepatah hukum yang bilang bahwa “Politik itu harus tunduk pada hukum, bukan sebaliknya.” Prinsipnya jelas, kepentingan politik apapun harus patuh terhadap hukum. Prinsip ini sering dijadikan landasan etis dalam bernegara, bahkan menjadi kerangka hukum di berbagai negara, termasuk kecuali Indonesia. Lalu, masih di Indonesia, muncul sebuah kisruh politik dan hukum yang tentu saja […]

Kau kan hidup di pohon raksasa bersama mitos peri dan Ayahuasca juga grafik dari Petenera! Lari dalam sajak tentang gitar tanpa Dylan!

Satu-satunya jalan menuju konsolidasi itu hanya apabila rakyat tercekik (karena susah makan dan harga kebutuhan pokok tidak terjangkau) dan pemimpin negeri ini sudah tidak lagi bisa dipercaya karena kebijakannya menyengsarakan rakyat. Kemenangan Prabowo (baca: Jokowi) adalah bukti dua syarat itu belum tercapai.

Gruduk DPR sambil dengerin Bernadya yang ini:Kudengar kamu sibuk ke sana kemari, bersihkan namamu di mata orang lain. Kau cerita dari sisimu, kau bilang tak semua salahmu, berharap ada yang memihakmu~


Begitulah kiranya. Kami dari bangsa selain manusia kadang sempat berpikir betapa Ibu selalu pilih kasih. Ibu selalu menyayangi manusia dan kami seperti anak tiri saja tindak- tanduknya.

Ia tak punyai kemampuan survival yang cukup untuk bertahan tanpa pertolongan orang lain: hasil panen jagungnya buruk, gagal menembak kelinci dan malah melukai diri sendiri, menjual cawat perak istrinya diam-diam, dan tak bisa mengurusi keluarganya.


Sekarang, setelah semua yang dilewatin, rasanya ada yang perlu diubah. Pesan Ibu tentu selalu akan jadi bagian penting dalam hidup, tapi mungkin sekarang saatnya buat nyari keseimbangan. Belajar tetep penting, kerja keras juga gak kalah penting, tapi menjaga hati dan buka diri buat orang lain juga bukan hal yang salah, kan?
