Mereka Butuh Disogok dan Puisi Lainnya

Mereka Butuh Disogok

 

Sudah dikata

Tak usah sekolah tinggi-tinggi

 

Sarjana, katamu

 

Lihat

Kau masih tak jadi apa-apa

 

Pekerjaan

Omong kosong

Interview sana sini

Kau kalah

Pada mereka yang jadi titipan

A-plus-mu tak ada gunanya

Mereka butuh disogok

 

Mei, 2025

 

 

Nepotismelah Pokoknya

 

Pagi ini, lihat lowongan kerja lagi

Aduh, Tuhan

Lihat itu syaratnya

Pengalaman lima tahun

Umur maximum 25 tahun

 

Ah, tak bisa daftar

Umurku  sudah 27

Mereka tak peduli umurmu

Formalitas saja

 

Mereka sudah punya yang jadi titipan

Siapa?

 

Anaknya, anak temannya, itu ponakannya

Ohhh iparnya.

 

Nepotismelah pokoknya!

 

Jangan pura-pura kaget

Toh, ini negerimu

 

 

Mei, 2025

 

 

Pengangguran adalah Dosa

 

Oh, masih tak kerja

Sudah 3 tahun lulus

Lihat itu, tatapannya merendahkan!

 

Ternyata pengangguran adalah dosa

Lebih sering diperbincangkan

Ketimbang pak Bejo yang korupsi uang rakyat

Masih bisa cengengesan sana kemari, lucu sekali

 

Sedang si pengangguran, berjalan tertunduk.

Malu!

Takut dipelototi tetangga, karena masih tak kerja

 

 

Mei, 2025

 

 

Sakit sekali Negeri Ini

 

Lamaran yang kesekian

Interview yang sudah tak terhitung

 

Sakit sekali negeri ini!

Katanya berjanji ingin obati

Tapi tak kunjung terobati

 

Sakitnya, kian parah

Peluh bercucuran

Hujan kehujanan

 

Antrian panjang interview

Kemeja putih yang menguning menjadi saksi

 

Sakitnya negeri ini!

Tahun pertama, tahun kedua, tahun ketiga

Tahun ke tahun

 

Sampai kapan?

Usia habis karena dibatasi

Anak istri butuh makan, bukankah sekolah itu mahal

 

Hidup dimiskinkan

Rakyat dilumpuhkan oleh kekuasaan

Tak ada yang mau perbaiki

Semua hanya tebar janji

Pada siapa lagi mengadu

 

Dasar…

Pemimpin acuh

 

Mei, 2025

 

 

 

Perut Keroncong

 

 

Perut keroncong

Air putih jadi pengganjal

Cita- cita yang tinggi

Berakhir jadi anak jalanan

 

Ingin tinggal di rumah besar

Berakhir di gubuk kecil penuh sesak

 

Ingin mandi air bersih

Berakhir pada sunggai coklat penuh sampah

 

Ingin sekolah, tapi

Ilmu disana terlalu mahal

 

Mei, 2025

 

Aku Ingin jadi Sarjana

 

Bu … Ibu

Ayo, tolonglah, Bu

Aku ingin jadi sarjana

Susah, Nak

 

Lihat …

Ayahmu itu, hanya buruh panggilan

Sarjana bukan untuk orang miskin

 

Tidak peduli!

Aku harus jadi sarjana

Biarlah miskin, omong kosong siapa itu

 

Sarjana untuk semua yang ingin

 

Si kaya, si miskin

Anak PNS anak buruh

Tak peduli!

 

Sarjana untuk semua yang ingin

 

Mei, 2025

Author

  • Lunara Richa

    Jatuh cinta pada poltik dan Sastra. Sedari SMP sangat senang membaca dan menjadikan tulisan sebagai bentuk menyalurkan rasa dan isi hati dengan jujur. Bagi Richa tulisan adalah bentuk kejujuran hati dari setiap apa yang dirasa dan dipandang mata. Sesederhana apa pun hal-hal yang terjadi dalam hidup, mari abadikan dalam setiap tulisan. Instagram @richaaputri_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like
grandpashabet | grandpashabet | grandpashabet giriş | meritbet | grandpashabet giriş | grandpashabet | grandpashabet | grandpashabet | ultrabet | ultrabet | جلب الحبيب | jojobet | jojobet giriş | جلب الحبيب | roketbet | roketbet giriş | romabet | romabet giriş | casibom | parmabet | roketbet | jojobet | jojobet giriş |