Suatu hari saya membaca artikel yang ditulis Maya Lestari Gf, salah seorang novelis asal Sumatera Barat. Judulnya “Masa Depan Kita Ada di Perpustakaan”. Saya tercenung sebentar lalu berseru dalam hati: Setuju, Uni!

Pada artikel itu, Maya Lestari Gf menyebut dua contoh orang yang besar karena perpustakaan. Yaitu Noam Chomsky—salah seorang linguis kelas dunia—dan Kartini, pahlawan perempuan terkenal Indonesia. Keduanya, semasa kecil sudah akrab dengan ragam pustaka. Buku, ensiklopedia, majalah, jurnal, dan bacaan-bacaan lain. Akibat itu mereka jadi lebih unggul ketimbang kawan sebayanya, pun jadi orang penting di kemudian hari.

Saya juga teringat dengan kisah Jean-Paul Sartre, penulis sekaligus filsuf besar Perancis. Ia mencatat dalam memoarnya Kata-Kata, tentang pengalamannya saat kanak-kanak. Ia punya seorang kakek bernama Charles. Kakeknya itu punya perpustakaan lumayan besar yang sering Sartre kecil kunjungi. Ia belajar dengan cepat dan meraup banyak ilmu di sana.

Namun, keluarganya khawatir ia akan membaca buku-buku yang belum pantas untuk anak seusianya. Membantah kekhawatiran keluarga Sartre, Ibu Picard, salah seorang kenalan keluarganya dan “guru” Sartre berkata, “Sebuah buku selalu berdampak baik asal ditulis dengan baik.”

Tak bisa ditampik, perpustakaan memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas kecerdasan seseorang. Secara otomatis orang-orang yang dekat dengan perpustakaan, maka semakin tinggi pulalah tingkat literasinya. Saking besarnya manfaat dan keistimewaan perpustakaan, Jorge Luis Borges, sastrawan Argentina sampai membayangkan bahwa surga itu berbentuk perpustakaan.

Dalam rilisan huffingtonpost pada artikel “5 Good Reasons to Take Your Kids to the Library Today”, dijelaskan ada banyak manfaat mengunjungi perpustakaan, terutama untuk anak-anak. Selain akan membuat kita semakin giat membaca, dengan mengunjungi perpustakaan kita juga bisa mengakses beragam bacaan yang belum tentu ada di tempat lain, melatih tanggung jawab seorang anak, dan menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku.

Dalam sebuah ungkapan disebutkan, bahwa perpustakaan adalah rumah sakit bagi pikiran. Maksudnya, perpustakaan berguna untuk menyehatkan pikiran, mengasah kecerdasan, dan merangsang gagasan-gagasan baik. Manfaat perpustakaan amatlah banyaknya dan cara terbaik untuk membuktikannya adalah dengan sesering mungkin mengunjungi perpustakaan dan memanfaatkan segala fasilitas yang ada di dalamnya.

Menurut sebuah survei, tingkat literasi masyarakat Indonesia berada di kedua terburuk dari enam puluhan negara yang disurvei. Salah satunya karena masyarakat Indonesia jarang berkunjung ke perpustakaan. Dan memang, perpustakaan identik dengan kata sepi. Padahal semestinya perpustakaan harus diramaikan. Sebab dari perpustakaanlah banyak kemajuan dapat terjadi.

Kita bisa tengok sejarah. Dahulu, Daulah Abbasiyah maju pesat karena keberadaan pusat pembelajaran dan perpustakaan bernama Baitul Hikmah. Kiranya bisa pula hal itu dianalogikan dengan masa sekarang. Jika hendak mencapai kemajuan, dalam berbagai bidang, maka hendaklah memberi perhatian lebih pada perpustakaan. Dengan mengunjunginya, meramaikannya, membaca koleksi-koleksi di dalamnya.

Termasuk untuk meningkatkan literasi masyarakat, maka hendaklah perpustakaan dimanfaatkan betul. Sebagai masyarakat biasa, mungkin kita bisa berperan dengan berusaha menyemarakkan perpustakaan. Sementara bagi pemerintah, diharapkan menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang nyaman, menambah fasilitasnya, dan menyerukan masyarakat untuk mendatanginya. Sebab, sebagaimana kata Maya Lestari Gf, “Masa depan kita ada di perpustakaan.”

Oleh karenanya, di tengah lesunya angka literasi dan ramainya razia buku-buku, meramaikan perpustakaan adalah perlawanan!

Profil Penulis

Erwin Setia
Erwin Setia
Lahir tahun 1998. Penikmat puisi dan prosa. Kini menempuh pendidikan di Prodi Sejarah dan Peradaban Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tulisan-tulisannya pernah dimuat di berbagai media seperti Koran Tempo, Media Indonesia, Pikiran Rakyat, Minggu Pagi, Solopos, Haluan, Koran Merapi, Litera.co.id, dan Cendana News.