Dalam Segala Perihal, Ibuku berkata Begini

Memanggil

 

Di antara logika yang terjebak dalam bumantara

Aku tertatih memanggil adicita

Membawa rindu dalam dekap frasa

Meski doa hanya menjadi ratapan mantra

 

 

 

Perihal Ibu

 

Dalam segala perihal

Ibuku berkata begini;

 

“Perihal segala ‘ingin’ kau,

Perihal segala ‘sedih’ kau,

Perihal segala ‘bahagia’ kau,

Perihal segala ‘luka’ kau,

 

Ibu hanya ingin satu perihal, semoga baswara

terus berpendar dalam ketergilaannya dirimu.”

 

 

 

Ambang

 

Di pertautan temu

Semuanya membiru

Ikut serta menarikku

 

Dalam sunyi, di ambang waktu;

 

Membawa doa di Janji temu

Denyut maaf menjadi kuasaku.

Tidak ada latar sastra yang serius. Masih tertatih, masih menulis. Instagram @aprllazzhra05

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like
Yuk Berkawan

Bareng-bareng kita berkarya dan saling berbagi info nongkrong di grup whatsap kami.

Promo Gack dulu, dech Ayooo Berangkat!