Ulasan

Kita mau ngulik dan ngenalin karya-karya (dari film, musik,  dan buku) sampai ke akar, dan menjadikannya “personal”.

Untuk kamu yang ingin melihat atau mencoba “membaca” karya dengan kacamata lain, yanglebih jujur, lebih dalam, lebih nyimpang. Inilah

Sangkan Paran Pelukan: Potret Buruh Migran Indonesia dalam Sebuah Puisi

Para Penyimpang, maukah kuceritai tentang sebuah puisi? Bukan puisi unyu tentang cinta, apalagi puisi yang melulu bicara mengenai senja. Bukan, bukan itu, melainkan tentang realitas dalam kehidupan berumah tangga. Inilah dia, Sangkan Paran Pelukan judulnya:   Jeng, berapa lama kita tak jumpa? Satu, dua, tiga dasa, Atau telah beratus purnama?   Andai esok kita jumpa […]

Medioker Exhibition: Epic Comeback Tongkrongan Artsy Karawang

Aaah affah iya? kata saya ketika membaca judul yang gak senonoh itu. Padahal, tongkrongan artsy kan gak cuma anak-anak yang kemarin ada di Medioker tapi ya biar menarik aja weh~ Gengan Agus Artsurd dan Noval membuat acara yang saya rasa kelewat kurang ajar kalau di poster mulai jam 3.30 tapi datang jam 5 sore. Sesekali […]