Kenalan Penulis: Diniar N. Fadhilah
Kalau diibaratkan, Oday Ingin Jadi Anjing tuh seperti mulut tetangga: pedas!
Dalam upaya mendukung ekosistem kesenian dan kebudayaan lokal, kami ingin mendokumentasi semuanya.
Tidak cuma menghimpun profil kawan-kawan, kolektif usaha, dan komunitas pelaku seni dan literasi di Purwakarta, Subang, dan Karawang, kami juga bekerja sama dengan mereka semua.
Selamat berkenalan!
Kalau diibaratkan, Oday Ingin Jadi Anjing tuh seperti mulut tetangga: pedas!

Dear Para Penyimpang, tahu dong buku Ruang Imaji yang sekarang lagi open PO? Yap! Sekarang, Minpang mau kenalin penulisnya, nih. Dede Hidayat alias Dede. Jadi seperti biasa, Minpang emang suka sok-sok kenal gitu sama orang. Tapi kan gak ada salahnya, dan selama tujuannya positif serta gak ganggu, sok kenal kadang memang dibolehin. Apalagi Minpang. Pokoknya, […]

Sebagai orang yang diledek Farid sebagai “Si paling kurator seni.” dan “Ngab-Ngab Kebudayaan”, saya tentu jadi terpancing buat selalu ada di barisan paling depan menyaksikan kegiatan kesenian ini. Hm beneran si paling. Kemarin saya menghadiri pameran tunggalnya Jack Haris Bonandar alias Bang Jek, tapi tentu jha bukan karena ledekan Farid, melainkan ya Bang Jek banyak […]

Lingkar Cendala menjadi band lokal pertama yang muncyul di nyimpangdotcom, nih~ Awalnya, penulis sebagai Estesnya Lingkar Cendala berpikir akan jauh lebih mudah kalau sebuah band itu membawakan genre rock n roll. Ya sebab menurut saya, rock n roll termasuk jenis musik yang familiar dan segmentasi pasarnya bisa menjangkau semua kalangan. Tapi, Lingkar Cendala justru tampil […]

Kita kalau ada apa-apa ngomongnya ke Farid, tapi Farid kalau ada apa-apa, ngomongnya ke siapa, ya?

Sebetulnya malas sekali menggantikan tugas Majid yang kaya tahi itu buat menulis. Cuman, Jojon bestie saya sejak saya sok-sokan jadi playgirl tahun 2019 sampai sekarang jadi playgirl beneran, dan saya turut bangga dengan Jojon. Saya kira dia bakal jadi gila setelah berkali-kali ditolak jalan bareng sama perempuan. Semua orang tahu saya sempat menghilang dan baru […]

Aku hanya akan menulis sesuatu yang sepadan dengan jawaban seseorang pas ditanya “apa kabar 2022 ini?” dengan mulut bau alkohol.

2 tahun saya hengkang dari tongkrongan, saya gak jadi apa-apa. Awokwok. Tapi belum genap 2 bulan saya nongkrong lagi, wuidih pencapaian saya udah bisa operasi sesar. Saya hengkang sekitar 2020-2022 awal, setelah itu saya balik ke rangkulan Farid melalui Ilman. Nah, di 2021 ini Budi Hikmah nerbitkan buku. Yang berarti, saya tidak ada di sana. […]

19 November 2022 kemarin, saya selaku Dian Sastro KW Super ini pulang ke Bandung. Ngehadirin “rilis”nya buku teman se-persusuan saya. Sebagai informasi aja, di lingkaran saya, Farid adalah Bapak kami semua, dan anak-anak yang diasuhnya tentu saja saudara.~ Tapi ya, namanya juga anak-anak ya Pak Farid, ya? Kelakuannya sudah pasti beda-beda. Pasti ada kan anak […]
