Pertanyaan tentang Segala yang Nisbi
keparat! aku tidak sanggup pergi atau lari atau bermain di lain-lain pintu
Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.
Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.
keparat! aku tidak sanggup pergi atau lari atau bermain di lain-lain pintu
hanya hening dan lengang, yang singgah pada ruang tak bernama.
Puja dan Puji Rasa pada desir angin pantai, redupnya senja, dan diammu sore itu: aku memujamu. atas apa-apa yang indah pada wujudmu: tenangmu, senyummu, dan tatapan teduhmu. memang benar, bukan sekali aku menjumpa rasa yang sama, namun tetap saja berbeda. kamu berbeda. sebab hadirmu di waktu ini, merupakan anugerah semesta untuk mengajariku arti […]
saat pohon-pohon dimandikan bensin, dilukai api. setan yang menumbuhkan semak-semak berduri. kerakusan begitu tajam, begitu kejam.
azimat dadu menjelma seratus busur panah
Barangkali mencintaimu adalah kegagapan bintang mengecup pagi
di atas lebam hidup, kuhidangkan sajak-sajak buatmu