Puisi

Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.

Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.

Tak Ada Hitam dalam Madu dan Kopi

Derap Senyap Senja kala Tuhan membariskan tentara-Nya dititahkan mereka menidurkan mentari bagi yang pengap hari biar ada yang gelap juga Tuhan pun pula memanggil penyangga rembulan agar bangun, biar ada terang temaram di senyap jelang malam dan hari saat Tuhan memperjalankan semesta mempertemu kaki dengan pijak letih perbatasan hari, selepas bunyi-bunyian jadi lirih entah sepi […]

Malam Dingin Tanpa Kata

Perjalanan Perjalanan tak pernah sesunyi ini Melewati terik tanpa titik teduh Melalui kelam tanpa secercah petang Hampa saja yang sering memanggil Dari sudut-sudut hati penuh resah Perjalanan juga tak pernah semenakutkan ini Menelusuri lorong tanpa kawan Menghampiri terjal tanpa genggam Hanya sepatu lusuh berdebu Temani kaki rapuh yang gemetar Bukan aku takut sendirian Hanya saja […]

Sampai Jumpa di Akhirat

Sampai Jumpa di Akhirat 1tidur adalah mati sughrodan mimpi itu gambaran kecil alam akhiratmaka mana mungkin Kamu tidak takut pada nerakanamun suka berdoa agar terhindar dari mimpi-mimpi yang burukdan bagaimana mungkin Kamu tak ingin masuk surgasedang Kamu suka kesengsem untuk dapat mengulangi mimpi indah itu lagi 2pada siang harimengapa Kita tak pernah meraguakan datangnya malamkarena […]

Mungkinkah

Mungkinkah Hujan baru saja usai tumpahkan cintanya Jadikan senjaku semakin mempesona Lukisan tujuh warna di lengkung cakrawala menambah indahnya suasana Momen ini selalu menyimpan misteri Terkadang terlena Terkadang tak berdaya Pada jingganya yang merona Pada merdunya nyanyian pipit beranjak pulang pada deburan ombak yang menghempas karang Pada caranya yang tenang mengakhiri kisah tuk memetik kenangan […]

Jam Segini

Jam Segini  jam berapa akhirnyamalam menjelma lautanwaktu yang kamu putuskanuntuk menyeberang ke lain diri saat kamu memilihbekal-berlayar ataunekat-berenang jam segini apa yang kamu pikirkan,sebotol pembersih lantai ataudua butir pil untuk tidurmu? jadilah terbuka, katanyadan mataku selalu terjagamenunggu sihir terlahiratau hari-hari begini berakhir jam berapa akhirnyamalam jadi pemakamantempat yang kamu putuskanuntuk melayat ke lain diri   […]

Menyandarkan Mata ke Luar Jendela

Menyandarkan Mata ke Luar Jendela Gemuruh awan mendung pecah di atas gerbong ini,dan serpihan-serpihannya yang tajam adalah hujan,berserakan di jalan kereta, juga di tubuh orang-orangyang pulang kerja. Di gerbong lima, bapak-bapak karyawan–tepat didepanku, menyandarkan matanya ke luar jendela danmembuang semua yang dilihatnya: sawah, antenarumah, genting-genting yang basah dan persoalankantor yang membuatnya lelah. Di kursi kami, […]

Kematian Retorika

Demokrasi Diperkosa Katanya negeri ini negara demokrasiMedia terdominasi rakyat kecil diamputasiKritikan diteriaki makar konstitusiKebenaran terinjak sampah substansi Katanya negeri ini negeri pancasilaTapi kemerdekaan dikebiri penguasaMenyembelih akal nurani dengan paksaMereka lupa rakyat adalah semesta Katanya suara rakyat anda wakilkanOposisi dilecehkan mikrofon dimatikanUang kontrasepsi hamilnya keadilanRakyat naik pitam suara kami dibungkam Nyatanya rezim nodai suci amanatTeriakan kami […]

Karena Foto

Karena Foto Suatu ketika kau merengek Lalu bercerita tentang teman dan kekasih mereka Kau berkata, mereka selalu foto bersama Beribu-ribu foto tersimpan rapi di memori handphone Bahkan mereka memasang foto profil di facebook Kau pun marah dan mendiamkanku Kau merasa jika aku tak sungguh-sungguh menyayangimu Karena aku tak pernah melakukan itu Aku tak mengerti denganmu […]

Rindu

Siapa Menduga siapa yang mendugaaku bisa sampai di titik inihidup berkecukupanberpakaian lengkapmempunyai waktu yang fleksibeldan memiliki kendaraan yang bisa aku bawa ke mana aku mausiapa yang mendugaaku bisa berada di posisi inidalam keadaan sudah menikahdan sesaat lagi mendapatkan momonganmungkin aku pun tak percaya akan mendapatkan semua ininamun ini semua telah terjadi dan Tuhan pasti telah […]

(Jangan) Menahan Rindu

Semilir angin berpadu dengan kicauan burung-burung kecilBeterbangan merendah mencari ranting-ranting pohon yang nyamanMembawa aneka ornamen alam untuk membiat sarang tempat mereka berteduhBersama keluarga kecil yang dibinanyaMelindungi telur dari kejaran pemangsa agar menetas pada saatnya yang tepat Juga alunan nada lain oleh gemerisiknya pepadian yang bergoyang tersapu anginDalam bulir-bulir yang berisi membuatnya makin menunduk saat angin […]

grandpashabet | lunabet | lunabet | meritbet giriş | meritking | meriking giriş | meritbet | meritbet giriş | meritbet | bets10 | bets10 giriş | meritking | meritking giriş | bets10 | bets10 giriş | meritbet |