Lautan Lampu
Ada apa? Ada apa? ada duri menusuk hati rakyat sendiri
Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.
Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.
Ciumlah, Mijnheer. Wangi mawar layu kerah bajumu beradu amis keringat kuli panggul Sunda Kelapa.
Kelak bunga dipetik bukan untuk patah mati