Puisi

Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.

Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.

Puisi Selamat Malam

Budak CintaKau bisikkan rayuan-rayuan cintasaat aku berada di tengah ritual doa,Kau ingkari semua diksi-diksisementara namamu masih kusebut dalam puisi Akulah lelaki yang terusir dari surgasebab dosamu yang egois mengejar dunia.Sebelum matahari di matamu itu tiba di baratsebelum keegoisan cinta membawa kita ke akhirat. Terserah kalua kau tak mau, bahkan sekalipun diamengirim nama yang bukan dirimuakan […]

Catatan-Catatan Kaki Gubuk Hutan

Menulis Lagu Pop Siang iniAku ditelponSeorang wanitaDi kota asingDengan nada bicaranya yang asingDia tidak banyak bicaraHanya sepatah dua patah kataBercakap aku menginginkanSesuatu darimu.Padahal hari iniAku sudah cukup kekuranganCheap cigar, rented room with broken toilets, smells of piss and death.Mungkin dia terkena hepatitisAtau hernia, atau semacamnyaAku tidak begitu mengenalnyaMelainkan hanya surat menyuratSekitar dua tiga kali lewat […]

Keinginan-Keinginan

Keinginan-Keinginan Aku kesulitan menghafal nama dan rute jalanDalam pikirku, lautan bergejolakDalam dan diam Aku tak mengenal orang-orang di kota ini –Mereka sibuk menganggap aku orang asing Aku menyukai satu gadisYang tak menyukaikuMengubah hari-hari jadi kesialanYang ingin segera kuakhiri Aku ingin berteriakKencang sekali Seolah semua hal burukLenyap begitu saja“Aku ingin melawan,”Seperti kata Wiji Meski pertanyaan-pertanyaanTak pernah […]

Urban dan Puisi Lainnya

URBAN cinta-cintaan lenyap di ujung gedung tinggi tempat orang-orang tajir menaruh candi aku masuk ke dalam antrean tol dalam kota yang tak berhenti membunyikan klakson berisik banget seperti kamu kalau aku bawa kucing masuk pulang kerja kemudian kita makan bersama di rumah dinas anggota dewan yang baru dilantik tapi telepon bunyi melulu gak tahu waktu […]

Banana Juice

Banana Juice Sepanas bangku bekas kau duduki,sedingin kulacino di atas mejabekas banana juicemuyang ku bentuk menjadi berbagai high art brow, kadang gambar random aja sih,penting nyeni.Ku hanya ingin nyeni di hidup ini! BarorkaOktober, 2024 Mungkin Bukowski Benar Kayaknya kita butuh temenYang sering share meme atau satu dua info berjudi dan fightclub terdekat, gym? Ntar dlu […]

Senja Bulan September

  Senja Bulan September Senja mati di pelupuk matahari terbenam Jemarinya kuyu tak lagi mampu menggapai pena langit Sajak yang pernah yang ditorehkan pada bebatuan di sungai Pada pepohonan di bukit mematung di pinggir pusara Air mata anarki   Menjual diri di antara sendi di telanjang tanah duka Kulihat hujan mengetuk pintu Perginya senja menyimpan […]

Anak Bupati

Anjir kata gua. Belagu banget anak King padahal lu takut lemari dan suara nangis almarhumah jatoh dari lantai 12 kan. Yeu! Lagi demam aja lu minta anter ke toilet daripada ngeliat kunti terus pingsan kaya temen lu.

Membaca Kereta Jam 25

Tubuh menjadi ikan asin Menjadi sales, menjadi beton dan bunga Menjadi buruh, menjadi kereta api Menjadi mobil dan ringtone hp

The Boy with The Arab Strap

Kau kan hidup di pohon raksasa bersama mitos peri dan Ayahuasca juga grafik dari Petenera! Lari dalam sajak tentang gitar tanpa Dylan!

Rembulan Semerah Darah di Langit Kurusetra dan Puisi Lainnya

Rembulan Semerah Darah di Langit Kurusetra Rembulan sedang purnama di langit Kurusetra, ketika anak-anak Pandu ngelmu kepada Resi Durna Sang Begawan dari Sokalima Mereka gladi  menthang jemparing seolah sedang merentangkan garis takdir   O, lihatlah panah Si kembar Nakula-Sadewa Warastranya  hanya berdesing di udara Tiada satu sasaran terkena jua, asa mereka hampa menapaki jalan ksatria […]

grandpashabet | lunabet | lunabet | meritbet giriş | meritking | meriking giriş | meritbet | meritbet giriş | meritbet | bets10 | bets10 giriş | meritking | meritking giriş | bets10 | bets10 giriş | meritbet |