Superflu
Satu negara lari tunggang langgang, singgasana presiden ikut limbung dan bimbang.
Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.
Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.
Satu negara lari tunggang langgang, singgasana presiden ikut limbung dan bimbang.

Kekasihku: engkau adalah sehelai Tais


Embun mengeruhkan kota. Namamu sempat terbaca, lalu larut





Sebab rasa yang layu tumbuh subur, akibat angkuhmu selalu dirawat.

