Miercoles
astaga, tega-teganya kau mengoleskan mentega
Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.
Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.

Kita tidak lagi menganggap penderitaan sebagai penyakit dan kesepian. pun kebahagiaan sebagai obat dan teman.

Cara sederhana mengusir gerombolan burung bandel

baju juga celana takkan hadir di lemari.


Cukupkah manusia? Dengan segala keterbatasannya

Di kota kah kau merayakan Hari. Apa tak sepi sendiri?

maaf jika puisiku seperti anak sekolah dasar yang mabuk kendaraan


