Ada Gadis
Bertukar cerita tentang ombak yang bergulung-gulung
Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.
Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.

Puisi-puisi Syafazrah Azrina


Kutemukan jejak para pendatang di helai-helai daun karet yang dipaksa gugur angin kemarau

Puisi Lima Kidung Kangean dari warga Kangean~



Lampu jalan adalah mata yang menolak tidur. Mengawasi aspal yang terus digilas roda, menolak menyerah pada malam.

Berakhir di tangkap dengan cara diambil karena mempunyai otak yang kerdil

Tak wajar kupermasalahkan nasibku yang diam di tempat sejak dulu,
