Doa yang Tidak Sampai
Malam mulai menyapa kulit, mengelupas hingga ke ujung tenggorokan.
Puisi-puisi dari Para Penyimpang, dikurasi oleh kami untuk mewakili apa yang menurut kami, NYIMPANG BANGET. Alias ori dan dekat dengan “Semangat Zaman” ini.
Di sinilah Para Penyimpang menjadikan puisi jadi tempat pelarian, perlawanan, atau sekadar main-main rasa. Baca, atau ikutlah mencatat bersama kami.
Malam mulai menyapa kulit, mengelupas hingga ke ujung tenggorokan.





Puisi-puisi Keysha Mayliana P. P.




"Tak ada yang kuambil," begitulah dusta dilantunkan
