Percakapan di Bawah Meja
“Aku tidak menghendaki anak darimu, Dik.”“Kenapa, Mas? Sebab aku mantan pelacur?”
Bagaimana membaca “semangat zaman” kiwari?
Tentu saja melalui isi kepala dan keresahan dibentuk menjadi karya-karya seni. Di sinilah Para Penyimpang mendokumentasikan semangat zaman mereka.
Entah itu tulisan, visual, audio, atau bentuk-bentuk lain yang belum punya nama. Di sini kami berkarya tanpa banyak aturan—asal jujur, berdaya, dan bikin mikir (atau minimal bikin senyum sendiri).
“Aku tidak menghendaki anak darimu, Dik.”“Kenapa, Mas? Sebab aku mantan pelacur?”

Lalaki curiga pamajikanana salingkuh, nepi ka nuturkeun nyumput-nyumput.



Di dalam, semua barang masih ada di tempatnya, kecuali satu hal—sosok yang seharusnya ada di sana.


Seorang lelaki misterius membantu Hana Mencari Kata Terakhir.


Di sebuah kota kecil yang nyaris terlupakan, ada seorang pria tua yang dipanggil Tuan Mimpi.

Jim mendapati hantu yang muncul mulu dan mengganggu.
