Karya

Bagaimana membaca “semangat zaman” kiwari?

Tentu saja melalui isi kepala dan keresahan dibentuk menjadi karya-karya seni. Di sinilah Para Penyimpang mendokumentasikan semangat zaman mereka.

Entah itu tulisan, visual, audio, atau bentuk-bentuk lain yang belum punya nama. Di sini kami berkarya tanpa banyak aturan—asal jujur, berdaya, dan bikin mikir (atau minimal bikin senyum sendiri).

Di Gerbong Kereta

Kami sempat berpindah dari satu gerbong ke gerbong lain sambil menarik satu koper masing-masing untuk mencari bangku kosong. Tapi semua bangku sudah terisi. Akhirnya kami berdiri bersampingan di dekat pintu gerbong. Manggarai di guyur hujan. Atau mungkin Jakarta yang diguyur hujan. Aku tidak yakin. “Jika orang lain mewarnai cinta dengan warna-warna cerah seperti biru langit […]

Di Punggung Ibu (Bagian IV)

Sudah kurang lebih 1 bulan aku menempati rumah di kota ini. Rumah yang diberikan Sandy secara cuma-cuma. Sesekali ia membawaku ke ritel furnitur di dekat-dekat sini untuk memilih perabotan yang aku suka. Aku gak banyak milih, karena menurutku perabotan lama juga masih bagus. Lagipula, aku kangen keluarga dan teman-temanku. “Kamu gak happy, ya?” Sandy merangkulku […]

Seminar: Cara Jitu menjadi Pengangguran Sukses

Pengangguran atau bukan, ada baiknya Anda membaca kisah ini. “Kesuksesan hanya akan berpihak kepada mereka yang mau setengah mati memperjuangkan mimpinya,” begitu bunyi closing statement yang selalu disampaikan Nawirya saban kali jadi pemateri sebuah seminar. Semenjak namanya masuk dalam daftar Top 10 pengangguran sukses di negeri ini, Nawirya memang kerap diundang di berbagai acara seminar. Dengan […]

Cara Membunuh Abah Komar

Saya baru pulang kerja, keringat belum kering. Langsung duduk di sofa kesukaan saya, sembari menyelonjorkan kaki. Hening. Di saat mata terkatup, istri saya membangunkan. Saya masih berkunang-kunang, tapi saya bisa lihat raut wajahnya. Saya tanya ada apa, istri saya nyerocos, “Ayook Mas, bantu Abah Komar!” Di kantor, atasan saya menumpahi saya dengan berkas-berkas kerja yang […]

Sejoli: Wanarasa (Bagian I)

Kampung Wanarasa berada bawah kaki Gunung Sidengkong. Saat itu menjelang malam, langit gelap dan suasana terasa sangat sunyi. Rasa sepi yang menyelimuti diantara keramaian. Manusia terkadang perlu merasa sepi, karena sepi adalah pengakuan yang sejati terhadap diri. Wanarasa. Wana adalah hutan sedangkan rasa berarti ya rasa diciptakan oleh keadaan dan pikiran dengan begitu Yatimah sudah […]

Jam Segini

Jam Segini  jam berapa akhirnyamalam menjelma lautanwaktu yang kamu putuskanuntuk menyeberang ke lain diri saat kamu memilihbekal-berlayar ataunekat-berenang jam segini apa yang kamu pikirkan,sebotol pembersih lantai ataudua butir pil untuk tidurmu? jadilah terbuka, katanyadan mataku selalu terjagamenunggu sihir terlahiratau hari-hari begini berakhir jam berapa akhirnyamalam jadi pemakamantempat yang kamu putuskanuntuk melayat ke lain diri   […]

Kota Mati itu Baru Saja Dibangun

Aku harus pergi dari tempat ini, karena Ali telah membuatku berjanji sehari sebelum ia mati. Namun tidak ada hal yang benar-benar dapat kujadikan kompas untuk perjalananku. Kota tujuanku adalah sebuah nama kota yang baru saja dipaksa bangun, justru setelah penemunya mati. Kota itu bernama Madinah Al-Ghaibiyah. Berdasarkan apa yang pernah Ali tulis, itu adalah kota […]

Menyandarkan Mata ke Luar Jendela

Menyandarkan Mata ke Luar Jendela Gemuruh awan mendung pecah di atas gerbong ini,dan serpihan-serpihannya yang tajam adalah hujan,berserakan di jalan kereta, juga di tubuh orang-orangyang pulang kerja. Di gerbong lima, bapak-bapak karyawan–tepat didepanku, menyandarkan matanya ke luar jendela danmembuang semua yang dilihatnya: sawah, antenarumah, genting-genting yang basah dan persoalankantor yang membuatnya lelah. Di kursi kami, […]

Kematian Retorika

Demokrasi Diperkosa Katanya negeri ini negara demokrasiMedia terdominasi rakyat kecil diamputasiKritikan diteriaki makar konstitusiKebenaran terinjak sampah substansi Katanya negeri ini negeri pancasilaTapi kemerdekaan dikebiri penguasaMenyembelih akal nurani dengan paksaMereka lupa rakyat adalah semesta Katanya suara rakyat anda wakilkanOposisi dilecehkan mikrofon dimatikanUang kontrasepsi hamilnya keadilanRakyat naik pitam suara kami dibungkam Nyatanya rezim nodai suci amanatTeriakan kami […]

Di Punggung Ibu (Bagian III)

2021. Nangis gak karuan dan jam tidur yang berantakan bikin mataku sembab. Semalam aku baru tahu bahwa aku hamil setelah berkali-kali mengecek kencingku ke test pack yang aku beli sendiri di apotik yang agak jauh dari kosku. Hari-hari kemarin aku hampir pingsan di restoran waktu membantu tim service mengantar-antar pesanan. Waktunya bersamaan dengan flu yang […]

More posts