Dicium Tikus
Sejak gigitan itu, aku kehilangan kepercayaan pada sunyi
Bagaimana membaca “semangat zaman” kiwari?
Tentu saja melalui isi kepala dan keresahan dibentuk menjadi karya-karya seni. Di sinilah Para Penyimpang mendokumentasikan semangat zaman mereka.
Entah itu tulisan, visual, audio, atau bentuk-bentuk lain yang belum punya nama. Di sini kami berkarya tanpa banyak aturan—asal jujur, berdaya, dan bikin mikir (atau minimal bikin senyum sendiri).



Seperti Neraka di Lantai Jakarta seperti neraka di lantai jakarta. orang-orang yang berjalan di atas rel kereta api, dan semen semen beton yang menutupi tanah dan air. aku hanya bertanya: seperti apa harapan itu? tertutupi gedung pencakar langit dari kosan putri—aku hanya melihat jakarta. ketika 40 juta tangan dan kaki, jantung dan darah, mata […]


Jalanan di pagi buta menjajakan angan dan melelang mimpi yang belum tentu laku di pasar loak.



Kita tidak lagi menganggap penderitaan sebagai penyakit dan kesepian. pun kebahagiaan sebagai obat dan teman.

Apakah dunia sudah terbalik?
