Sadar
SADAR
Bagaimana membaca “semangat zaman” kiwari?
Tentu saja melalui isi kepala dan keresahan dibentuk menjadi karya-karya seni. Di sinilah Para Penyimpang mendokumentasikan seanagt-zaman mereka.
Entah itu tulisan, visual, audio, atau bentuk-bentuk lain yang belum punya nama. Di sini kami berkarya tanpa banyak aturan—asal jujur, berdaya, dan bikin mikir (atau minimal bikin senyum sendiri).

Kau pergi ke dapur dan meninggalkan pria itu di kamar. Melihat makanan di meja Lalu bertanya "mengapa kita tidak pernah menudung sajikan iman sehingga mudah dicuri kucing liar?"

now she’s walking naked as her fleece stuck on a tree-trunk while she wandered her cold barefoot stepped on the damp twigs; shatter a piece of dry leaves she kept struggling even when her body freezing the whole memory gave her no favor unless a tremendous breaking order on the other hand, The Good Shepherd […]

menanti tanpa tahu kapan akan berhenti hanya mengikuti alur hati baik tidak nya seakan tidak peduli padahal ia memilih untuk pergi Lihat!!! dia bersama bunganya tumbuh bahagia jangan seperti hama yang datang merusak terbang tinggilah seperti kupu-kupu walaupun hinggap didekat bunga akan sama indahnya aku senang melihatmu walaupun sekarang jauh berbeda kamu dengan bungamu, dan […]

mudah mengutuk bahkan membencipada suatu hal yang dirasanya kurang tepat,tetapi begitu melihatnya di depan cermin, “Kenapa masih merasa kurang?” padahal sudah menjadi versi terbaik untuknyamelakukan semuanya dengan penuh dan sungguh, agar cangkang nya tidak malu tidak perlu pengakuan sebab hebat dari dulusadar dia bahkan paling taubukti “dia tidak juga berhenti” sekarang perlu diterima Peluk ia […]

Seolah bisa membaca pikiran, Jayanti yang menikmati pijitan tangan si Pemilik Salon itu berkata, “Tenang, Gina. Aku ini belum menikah. Kau gak usah takut aku ini istri sah pacarmu. Istri sah pacarmu tentu sedikit lebih tua daripada kita berdua. Tapi menurutku dia jauh lebih cantik dan otaknya bisa jadi lebih berisi daripada kita bertiga.” Si […]

Seorang wanita dengan rambut terurai sampai ke buah dadanya duduk di kursi sebuah salon. Lipstiknya yang merah cabai itu nyala pada lapisan kulit bibir yang pecah dan kering, Gina namanya. Gina membiarkan pemilik salon melapisi rambutnya dengan pewarna. Golden-Yellow yang diinginkannya, warna yang kelewat nanggung dan terlalu biasa tapi Gina menyukainya. Ruang di salon kecil […]

my body was a torn cloth a man sew it and dope me a dozen of perplexity I’d be gone for my soul felt like thrown walked closely the death passed into a silent land; waiting for my corpse dropped on purpose on my grave, everything ours burried flawless.

they had a long conversation in an empty pair of chair there was a sturdy crimson gate rounded by a couple of red dragons captured in a glance as red as your flesh when you feeding my lust by a red blush a smoke of blueberry cheesecake came from flavoured pod […]

The Last Night in Heaven I was having a chit-chat with Gabriel, my oldest friend, the classic one He said God’s gonna kicked me out of here I ran to God and asked Him why but none of the answers made me wanna be on earth I cried histerically like a fainted prey […]
