Karya

Bagaimana membaca “semangat zaman” kiwari?

Tentu saja melalui isi kepala dan keresahan dibentuk menjadi karya-karya seni. Di sinilah Para Penyimpang mendokumentasikan seanagt-zaman mereka.

Entah itu tulisan, visual, audio, atau bentuk-bentuk lain yang belum punya nama. Di sini kami berkarya tanpa banyak aturan—asal jujur, berdaya, dan bikin mikir (atau minimal bikin senyum sendiri).

Kota Mati itu Baru Saja Dibangun

Aku harus pergi dari tempat ini, karena Ali telah membuatku berjanji sehari sebelum ia mati. Namun tidak ada hal yang benar-benar dapat kujadikan kompas untuk perjalananku. Kota tujuanku adalah sebuah nama kota yang baru saja dipaksa bangun, justru setelah penemunya mati. Kota itu bernama Madinah Al-Ghaibiyah. Berdasarkan apa yang pernah Ali tulis, itu adalah kota […]

Menyandarkan Mata ke Luar Jendela

Menyandarkan Mata ke Luar Jendela Gemuruh awan mendung pecah di atas gerbong ini,dan serpihan-serpihannya yang tajam adalah hujan,berserakan di jalan kereta, juga di tubuh orang-orangyang pulang kerja. Di gerbong lima, bapak-bapak karyawan–tepat didepanku, menyandarkan matanya ke luar jendela danmembuang semua yang dilihatnya: sawah, antenarumah, genting-genting yang basah dan persoalankantor yang membuatnya lelah. Di kursi kami, […]

Kematian Retorika

Demokrasi Diperkosa Katanya negeri ini negara demokrasiMedia terdominasi rakyat kecil diamputasiKritikan diteriaki makar konstitusiKebenaran terinjak sampah substansi Katanya negeri ini negeri pancasilaTapi kemerdekaan dikebiri penguasaMenyembelih akal nurani dengan paksaMereka lupa rakyat adalah semesta Katanya suara rakyat anda wakilkanOposisi dilecehkan mikrofon dimatikanUang kontrasepsi hamilnya keadilanRakyat naik pitam suara kami dibungkam Nyatanya rezim nodai suci amanatTeriakan kami […]

Di Punggung Ibu (Bagian III)

2021. Nangis gak karuan dan jam tidur yang berantakan bikin mataku sembab. Semalam aku baru tahu bahwa aku hamil setelah berkali-kali mengecek kencingku ke test pack yang aku beli sendiri di apotik yang agak jauh dari kosku. Hari-hari kemarin aku hampir pingsan di restoran waktu membantu tim service mengantar-antar pesanan. Waktunya bersamaan dengan flu yang […]

Ilmu Nasi

Kerbau itu berdiam di tengah sawah. Warga yang sudah mengepungnya berdiam tak berdaya. Mereka tak sanggup untuk menangkapnya, karena menginjak sawah yang baru rampung ditandur adalah suatu pantangan bagi warga Hulawes. Kerbau itu kabur dari kandangnya secara membabi buta dan berdiam diri di tengah sawah seharian. Yang mengherankan warga, tak ada satu pun benih padi […]

Karena Foto

Karena Foto Suatu ketika kau merengek Lalu bercerita tentang teman dan kekasih mereka Kau berkata, mereka selalu foto bersama Beribu-ribu foto tersimpan rapi di memori handphone Bahkan mereka memasang foto profil di facebook Kau pun marah dan mendiamkanku Kau merasa jika aku tak sungguh-sungguh menyayangimu Karena aku tak pernah melakukan itu Aku tak mengerti denganmu […]

Di Punggung Ibu (Bagian II)

2005. Ibu buru-buru belanja kolang-kaling ke Pasar Kosambi. Kami tidak naik ojeg pagi itu karena Ibu suka berjalan kaki. Ada sebuah jalan yang sangat sejuk buat ke pasar. Sebuah jalan setapak dengan lorong pepohonan, yang langsung menembus ke tempat aku les sempoa lalu tinggal menyeberang ke pasar. Jalanku memang lambat sebab aku suka sekali melirik […]

Negeri Pelacur

Hari itu, Isak memesan wanita untuk ditidurinya via aplikasi BO-chat. Amung berusaha melarangnya, tapi Isak tidak peduli terhadap sahabatnya itu. “Kang, uangnya ditransfer aja, ya. Jangan cash!” kata wanita itu. Setelah terkulai karena kenikmatan yang telah diraihnya, Isak begitu kaget melihat nomor rekening tujuannya bernama Asep Obey. “Kok nama cowok?!” tanya Isak di dalam hatinya […]

Rindu

Siapa Menduga siapa yang mendugaaku bisa sampai di titik inihidup berkecukupanberpakaian lengkapmempunyai waktu yang fleksibeldan memiliki kendaraan yang bisa aku bawa ke mana aku mausiapa yang mendugaaku bisa berada di posisi inidalam keadaan sudah menikahdan sesaat lagi mendapatkan momonganmungkin aku pun tak percaya akan mendapatkan semua ininamun ini semua telah terjadi dan Tuhan pasti telah […]

Di Punggung Ibu (Bagian I)

2003 Hari itu aku kebagian masuk pagi, jadi jam 9 aku sudah pulang dari madrasah. Biasanya aku dan Ibu berjalan lewat sawah menuju rumah, tapi semalam turun hujan. Sudah pasti jalanan di sawah becek dan sepatu yang kotor kena lumpur bikin Ibu marah-marah dan kami berdua naik ojeg. Padahal, kalau lewat sawah Ibu suka mengajakku […]

betcio | kavbet | kavbet | meritbet giriş | pusulabet | holiganbet giriş | meritbet | meritbet giriş | meritbet | bets10 | bets10 giriş | jojobet | jojobet giriş | bets10 güncel giriş | bets10 | meritbet |