Karya

Bagaimana membaca “semangat zaman” kiwari?

Tentu saja melalui isi kepala dan keresahan dibentuk menjadi karya-karya seni. Di sinilah Para Penyimpang mendokumentasikan seanagt-zaman mereka.

Entah itu tulisan, visual, audio, atau bentuk-bentuk lain yang belum punya nama. Di sini kami berkarya tanpa banyak aturan—asal jujur, berdaya, dan bikin mikir (atau minimal bikin senyum sendiri).

Serial Catatan Kacrut: Rinjani

Untuk yang bertanya kelanjutan kisahku dengan Mulan, ya sudahlah. Rasanya aku gak perlu jelasin betapa takutnya dimarahin Ayahnya malam itu sambil menghina motor tuaku. Mungkin aku gabakal lagi ngerasain ngobrol mesra di depan supermarket yang udah tutup di pinggir jalan itu, gak bakal lagi ngerasain makan coklat sepotong berdua. Gak bakal ngerasain bercanda di motor […]

Serial Catatan Kacrut: Mulan

Hari-hariku sekarang menjadi muram karena tak ada lagi dia dalam hidupku. Mentari yang rajin bawakan air doa itu lebih milih mantannya. Sungguh di luar perkiraan BMKG. Untung sebelumnya aku sudah lebih dulu melakukan survei elektabilitas kelayakan calon ke Mulan. Ya lumayan lah, menghilangkan sepi dan bosan. 1 bulan berikutnya, aku hidup bermalas-malasan. Malas memberikan waktu […]

Serial Catatan Kacrut: Mentari

Di hari menjelang ulang tahunnya yang ke-19, aku mencoba memberanikan diri memberi sebuah kado walau itu hanya sekadar balon berbentuk palu yang tidak ada harganya.

Penuh Tanya

Penuh Tanya Hitam itu adalah aku Dan kau terlalu putih untuk ku miliki Ku coba merubah hitam menjadi merah Tapi pada kenyataannya kau terlalu abu-abu bagiku Apa mungkin rasaku untukmu seperti hitam dan putih? Atau bahkan hanya sekedar abu-abu? Mungkin Tuhan tak menakdirkan kita bersatu Tapi mengapa rasa ini terus menggebu? Memanggil namamu Menginginkan keberadaanmu […]

Gelagat Preman Kota

Gelagat Preman Kota dunia rabun mengenali kami para tualang berstatus preman kota wajah sangar, seringai mengulas senyuman bikin mangsa gentar tubuh gemetar kami sematkan giwang, cetak tato di badan ikon pembeda siapa kawan mana lawan kutahu dari teman parlente, tangan kanan juragan judi online, merangkap keamanan kedai-kedai kopi katanya, kami korban kemiskinan struktural tenggelam di […]

Sejoli: Wanarasa (Bagian II)

TitipanLamunan pun tersentak oleh bunyi kriuk perut Saehun yang sedari tadi setia menunggu sang ibu memasak nasi. “Bu apakah sudah matang nasinya?” Kata-kata itu seperti pisau belati menusuk ulu hati. Kebahagiaan seorang ibu terletak pada bahagianya anak-anak. Orang tua akan melakukan apapun demi melihat si buah hati tersenyum. Begitu pun sebaliknya seorang anak akan berusaha […]

Tak Ada Hitam dalam Madu dan Kopi

Derap Senyap Senja kala Tuhan membariskan tentara-Nya dititahkan mereka menidurkan mentari bagi yang pengap hari biar ada yang gelap juga Tuhan pun pula memanggil penyangga rembulan agar bangun, biar ada terang temaram di senyap jelang malam dan hari saat Tuhan memperjalankan semesta mempertemu kaki dengan pijak letih perbatasan hari, selepas bunyi-bunyian jadi lirih entah sepi […]

Malam Dingin Tanpa Kata

Perjalanan Perjalanan tak pernah sesunyi ini Melewati terik tanpa titik teduh Melalui kelam tanpa secercah petang Hampa saja yang sering memanggil Dari sudut-sudut hati penuh resah Perjalanan juga tak pernah semenakutkan ini Menelusuri lorong tanpa kawan Menghampiri terjal tanpa genggam Hanya sepatu lusuh berdebu Temani kaki rapuh yang gemetar Bukan aku takut sendirian Hanya saja […]

betcio | lunabet | lunabet | meritbet giriş | pusulabet | holiganbet giriş | meritbet | meritbet giriş | meritbet | bets10 | bets10 giriş | jojobet | jojobet giriş | bets10 güncel giriş | bets10 |