Karya

Bagaimana membaca “semangat zaman” kiwari?

Tentu saja melalui isi kepala dan keresahan dibentuk menjadi karya-karya seni. Di sinilah Para Penyimpang mendokumentasikan semangat zaman mereka.

Entah itu tulisan, visual, audio, atau bentuk-bentuk lain yang belum punya nama. Di sini kami berkarya tanpa banyak aturan—asal jujur, berdaya, dan bikin mikir (atau minimal bikin senyum sendiri).

Proposal untuk Tuhan

Aku berjalan santai menuruni anak tangga jembatan. Aku lihat banyak orang berbondong-bondong mengerumuni wilayah kampus. Ternyata mereka geram karena fajar dan IPB telah aku potong. Aku lihat langit menjadi rumpang beserta IPB dan isinya.

More posts