Karya

Bagaimana membaca “semangat zaman” kiwari?

Tentu saja melalui isi kepala dan keresahan dibentuk menjadi karya-karya seni. Di sinilah Para Penyimpang mendokumentasikan seanagt-zaman mereka.

Entah itu tulisan, visual, audio, atau bentuk-bentuk lain yang belum punya nama. Di sini kami berkarya tanpa banyak aturan—asal jujur, berdaya, dan bikin mikir (atau minimal bikin senyum sendiri).

Telepon

“Yang, kamu tahu Agus?” “Bukan Agus Apriandi?” “Bukan. Itu mah yang buka kedai kopi terus meninggal kena usus buntu. Bukan itu. Nah, pokoknya dia temanku yang tempo lalu nginap di kosku.” “Iya, iya, betul. Agus yang itu.” “Nggak kok, nggak. Nah, dua bulan lalu dia bilang dapat wahyu.” “Wahyu, Yang? “Bukan Wahyu nama orang. Yey, […]

drg. Gayatri Saraswati

Pertengahan Desember ini Prawira akan menginjak usia 28. Usia yang cukup matang bagi seorang pria untuk berumah tangga. Namun, entah mengapa hingga saat ini ia belum juga memikirkan soal pasangan. Padahal jika dilihat secara ekonomi, ia cukup mapan sebab telah bekerja sebagai akuntan publik di kota Malang. Perkara wajah juga tidak ada masalah. Biarpun tidak […]

Hari-Hari Biasa di Jakarta (Bagian II)

Jakarta Pusat Derita Di Jakarta tidak ada Senin atau Selasa. Kalender mencatat semua tanggal hitam sebagai peringatan perang. Orang-orang di KRL angkat tangan desak-desakan. Buruh-buruh buru-buru tiarap di hadapan pencakar langit. Anak SMP pakai uang bayaran buku yang kurang ceban buat beli kain putih; tanda menyerah. Mengenakan kemeja putih pudar warnanya dengan kancing tak lengkap, […]

Hari-Hari Biasa di Jakarta (Bagian I)

Hari-Hari Biasa di Jakarta “Asli mana, mas?” Tanya asing basa-basi dalam bahasa Gambar serta tayangan televisi Hari ke hari Lapisan kulit baru Tumbuh di tubuhku Aku lupa bagian mana dari diriku Yang palsu Aku abaikan pertanyaan itu Menuruti anjuran Pak polisi, “Di Jakarta, jangan bicara dengan orang—atau apa saja yang—asing” Gerbong KRL panjang-panjang Gedung perkantoran […]

Dilahap Kelam

Yang Terhempas di Perjalanan  Petang itu senandung tak menggema Fragmen ingatan mulai bertamu Kau, aku, dulu saling berdarma Setiap cerita adalah temu Jantung siap meledak kapan saja Layaknya ranjau untuk serdadu Melempar nasib seumpama dadu Perjalanan sampai di titik senja  Kisah lampau kerap kali memikat Untuk yang masih bermimpi terikat. 2024. Dilahap Kelam Apa yang […]

Transaksi Banal

Empat hari menjelang pemilihan kepala daerah, aku, sebagai salah satu anggota tim sukses, sedang sibuk mencatat dan memastikan ulang peta suara. Aku lebih sering bertemu orang-orang yang dapat dipercaya, bahkan terjun ke dusun-dusun jika benar-benar perlu. Seperti yang aku lakukan saat ini.

Cinta dan Muntah

“Ada orang gila dibunuh dekat sini, dan orang di kafe ini cuma bisa gibahin skandal ewe anak band indie Jakarta. Bedebah ignorant semuanya!” Egi Tansil, vokalis Man & Tears dengan cekekan plastik item di tangan kirinya itu masuk kafe kami. Tanpa salam dan basa-basi langsung ambruk di sofa panjang, seperti sekarung beras.Plastik hitam di tangannya […]

Nyala & Api

Pada abad ke-9, seorang ahli alkimia dari Cina terobsesi mencari ramuan kehidupan abadi.Setelah melewati berbagai percobaan yang hampir membuatnya keracunan, akhirnya ia menemukan sesuatu yang lain dari paduan kalium nitrat, arang, dan belerang. Ia berbisik, “Aku mencium aroma keabadian. Tajam dan sedikit jahat. Seperti aroma buah pengetahuan.” Saat ia menguji serbuk itu—setelah memastikan dirinya tidak […]

Kawin Lagi

Aku Ingin Memenggal Kepala Ibumu Aku bermimpi nasibmu menjadi burukEngkau menghamili empat wanita lalu kau sendiri disembunyikan Ibu Bapakmu Engkau datang meminta pertolonganku “Cuih! Itu kan yang Ibumu mau?!” Begitu saja aku memuntahkan segala yang sudah kutelan seperti Yunus. Aku ingin memenggal kepala ibumu dan menggantungnya di dinding-dinding kota “Lihatlah saudara-saudari! Orang ini yang sudah […]

meritbet giriş | lunabet | lunabet | meritbet giriş | pusulabet | holiganbet giriş | meritbet | meritbet giriş | meritbet | bets10 | bets10 giriş | jojobet | jojobet giriş | bets10 | bets10 giriş |