Cerpen

Cerita pendek yang lahir dari kepala Para Penyimpang. Kadang getir, kadang lucu, kadang nggak jelas tapi tetap bikin mikir.

Di sinilah Para penyimpang mengasah diri menulis cerita fiksi dengan berbagai genre. Yang penting ori dan NYIMPANG.

Grup WhatsApp Keluarga

Setelah kakakku menggorok leher orang asing itu, ayah segera menenangkan keadaan. Maksudku, tidak ada yang bisa tenang-tenang saja melihat kejadian semacam ini bukan? Tidak ada suara, bukan berarti tenang. Aku tak ingat kapan terakhir kami semua bisa satu ruangan seperti ini. Apalagi dengan satu mayat di tengah-tengahnya. Seingatku saat lebaran pun, tak peduli betapa canggungnya, […]

Cerita yang Tidak Kau Suka

Kau mungkin belum tahu ini, tapi tak perlu kaget, karena ini mungkin bukan hal yang menarik. Kau boleh angkat matamu dari paragraf ini dan tidak perlu menyimak ceritaku kali ini. Sejak 12 tahun lalu, setiap malam Jumat Kliwon, aku selalu bangun tidur jam tiga dini hari dan mendapati tubuhku berubah jadi charger putih merk Xiaomi, […]

Patah Hati Pertama

Saat main ke apartemen Lika, ia bertanya kapan patah hati pertamaku. “Ayo ceritakan,” katanya sambil menarik tanganku. Ia hendak memotong kuku-kuku tanganku. Begitulah ia jika sedang kesepian, ia akan bilang, “Aku sedang ingin memotong kuku orang, nih.” “Catut kuku ini mereknya Kenko, bukan?” tanyaku. Ia membalik-balik benda itu sekejap, lalu menunjukkan tulisan Made in China […]

Ada Molotov di Kepalaku

Oh mother, I can feel the soil falling over my headAn as I climb into an empty bedOh, well enough said I know it’s over still I clingI don’t know where else I can go Oh… I Know It’s Over – The Smiths The Smiths mengalun saat motorku melaju dengan kecepatan setara kambing berlari. Malam […]

Seni Berjalan Sempoyongan

Kau tak pernah berkelahi seumur hidupmu, tapi kini kau ingin seseorang menghajar wajahmu. Kau mengambil posisi duduk yang paling nyaman—sambil selonjoran di tengah kasur, bersandar pada bantal yang kau tegakkan di tembok. Posisi ini, menurutmu, adalah yang terbaik untuk meredam gemetar tubuhmu sejak aroma yang begitu akrab menguar dari dalam amplop dan menyentuh ujung hidungmu. […]

Yang Terakhir dari Bangsa Saya

Begitulah kiranya. Kami dari bangsa selain manusia kadang sempat berpikir betapa Ibu selalu pilih kasih. Ibu selalu menyayangi manusia dan kami seperti anak tiri saja tindak- tanduknya.

Yang Membabat Habis Sebagian Besar Hidup Saya

Saya menghapus jejak para baron di tubuh saya: yang membabat habis sebagian besar hidup saya sampai tak tersisa apa-apa. Tidak ada apa-apa lagi di tubuh saya, terlebih lahan buat menyemai benih. Matahari membakar beberapa batang pohon karet yang masih melekat di perut dan tangan saya setelah memuntahkan getahnya semalam. Saya lalu menyulut beberapa helai ganja […]

Saya Juga Berhak Merdeka

* Balai Desa Sukanalar geger. Pagi-pagi sudah terjadi keributan, atau lebih tepatnya unjuk rasa. “Kang Turah sesat, murtad! Dia harus pergi dari kampung ini!”  seru para warga yang demo di depan Balai Desa. Tidak jelas siapa yang memimpin, namun Jumat pagi itu telah berkumpul sekitar 50 orang yang berunjuk rasa. Dan yang menjadi obyek tuntutan […]

Anak Desa

Ada tetangga bilang,“Ayah adalah sosok lelaki yang hanya bisa bersembunyi di balik ketiak istri,”

jojobet güncel adres | primebahis | madridbet giriş | Jojobet | jojobet | vaycasino | jojobet | jojobet | jojobet | pusulabet | pusulabet giriş | marsbahis |