Seekor Kucing dan Kematiannya yang Kesembilan
Api di rumah itu selalu terasa lebih panas, lebih membakar dan menghanguskan Frans. Frans merasa bahwa hidupnya memang tidak berguna. Ia selalu menyalahkan dirinya sendiri atas nasib yang dialaminya.
Ya cerpen :(
Di sinilah Para penyimpang mengasah diri menulis cerita fiksi dengan berbagai genre. Yang penting ori dan NYIMPANG.
Api di rumah itu selalu terasa lebih panas, lebih membakar dan menghanguskan Frans. Frans merasa bahwa hidupnya memang tidak berguna. Ia selalu menyalahkan dirinya sendiri atas nasib yang dialaminya.

Hari demi hari berlalu, kadang rumah makan bapak ramai, kadang sepi. Bapak sering bertanya dalam hati,

Saat kembali melewati dapur, aku mengambil pecahan vas bunga yang semalam kulihat dilemparkan oleh Mama.


Sudah empat belas hari Elis menunggu kabar tulisan yang ia kirim ke salah satu surat kabar di Medan. Selama itu pula wajahnya muram. Hingga dini hari itu, kesabarannya sudah tiba di ujung yang paling tipis. “Ck.” ia mendecak pelan. Lalu mengumpat lirih, berulang-ulang, seperti berbicara kepada dirinya sendiri. “Eee ... Anjing! Babi!” nama hewan itu […]

Barangkali berharap suara itu berhenti sendiri seperti bebunyian lain yang kerap muncul di malam hari. Pipa air, decit tikus di plafon, atau suara langkah terseok orang yang pulang larut, tapi, ini bukanlah suara itu.

"Kita ... sepertinya tidak bisa melanjutkan ini." Fatih terkejut.


Laki-laki itu mengatakan, “Ini sudah saatnya Pagi pulang karena siang sudah datang.”

Ada juga yang bilang bahwa mati karena minum Wipol, yang lain bilang bahwa bukan Wipol, melainkan Baygon.
