Cerbung

Cerbung adalah kolom yang diisi dengan cerita yang nggak kelar dalam sekali duduk. Tiap cerita berlanjut sampai 3-10 postingan lain. Baca pelan-pelan, biar tiap episodenya nancep.

Wangi Semerbak Gang Nikmat (Bagian 1)

Bagaimana jika semasa hidupnya yang terlihat, hanya ada kemungkaran saja mengisi tiap harinya? Bagaimana jika semasa hidupnya diisi oleh transaksi jual beli yang di mata kita yang hanya melihat satu sisi saja itu menjijikkan? Dan kita yang hanya mengetahui sebatas kulit saja dengan entengnya kita menilai “bahan bakar neraka”? Tersebutlah Ia Minati. Perempuan berusia 60 […]

Twin Flame

Perdana membahas rencana pelaksanaan proyek pemerintah. Semua yang hadir berjumlah sembilan orang. Mereka berkumpul di rumah Michael sebagai ketua tim. Camilan dan minuman hangat tersedia di meja. Tugas pertama mereka adalah mengumpulkan dan memeriksa kelengkapan dokumen pelaksanaan proyek tersebut. Donna datang paling akhir, lima menit sebelum rapat dimulai. Dengan penampilan seadanya—tanpa makeup, memakai jaket, jeans, […]

Lekas Sembuh Manusia Bumiku: Limbung

Aku membangun perpustakaan di hatiku. Kutata buku pada rak. Satu per satu kurapihkan. Ada yang usang, ada juga yang warnanya menguning. Buku itu bak kehabisan nafas semakin lama-semakin tua ditindas oleh waktu. Mataku nyalang memandang satu buku. “Jika buku seperti manusia, ia akan mengarsipkan peristiwa yang telah terjadi. Seseorang yang pernah singgah, ia yang punya […]

Singkatnya, Aku Mengenalmu

Hi, aku Arif. Setelah lama aku merasa patah dari hati yang rapuh, hingga berpasrah, dan berupaya mampu mengendalikan diri, akhirnya aku kembali menemukan cinta. Hari itu Sabtu-malam Minggu, malam dimana muda-mudi bergelora dengan cintanya mereka, dan ya, pada jumpa pertama, aku menemukan kembali cinta yang lama sekali tak pernah kurasa. Tegur sapa tanpa banyak bicara, […]

Interogasi: Aksi Tembak Jitu

Isi video tersebut menampilkan wajah yang disensor dengan tulisan Tai, dan barisan polisi di belakangnya. Di akhir video muncul tulisan: "Usut tuntas kematian aktivis kampus!"

Interogasi

Aku hanya bisa duduk termenung. Ragaku mungkin saja duduk di ruangan ini, tapi pikiranku melayang-layang ribuan kilometer jauhnya. Muncul dalam benakku sosok wajahnya yang keras dan tegas tanpa rasa takut. Dia sahabatku yang menyebabkan aku harus duduk berlama-lama di ruangan asing ini. Sekitar dua bulan lalu, dia telah merencanakan sebuah aksi besar. Aksi yang mungkin […]

More posts