Pilihan Editor

Berikut ini adalah tulisan-tulisan yang menurut kami patut disimak, ditandai, atau dibaca ulang sambil ngopi-ngopi indie.

Bisa karena isinya relevan dengan issue terkini, gaya nulisnya ngena, dan yang utama gayanya NYIMPANG BANGET

Jalan Pintas Piala Dunia Sudah Hancur

Tim nasional sepak bola Indonesia yang belum pernah meraih gelar apa-apa itu tiba-tiba saja ngebut ingin masuk Piala Dunia. Untuk mencapai target tinggi tersebut, mungkin yang dibayangkan publik pecinta sepakbola tanah air adalah pihak PSSI sebagai induk sepak bola nasional akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap ekosistem jagat sepak bola Indonesia. Mulai dari pembinaan pemain usia […]

Memikirkan Kembali Program Makan Bergizi Gratis

Bayangkan dirimu adalah orang tua, kamu memiliki anak yang sangat kamu cintai, lalu kamu merawatnya sebaik mungkin, memberi asupan makanan yang penuh gizi, memberi cinta, perhatian, dan kasih sayang. Meskipun ya tidak setiap hari sabar karena tentu saja pas ngeselkeun mah aya lah saeutik gegerendeng na jero hate.  Kamu masukkan ia ke sekolah dan di sekolah ia […]

Mampukah Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Juru Selamat Ekonomi Indonesia?

Setelah menjabat sebagai menteri keuangan sekitar 17 tahun (ya gak berturut-turut sih) Sri Mulyani Indrawati akhirnya turun juga dari tahtanya, lewat perombakan kabinet Merah Putih yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Penggantinya adalah Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjamin Simpanan periode 2020-2025. Yang pertama kali naik ke permukaan tentang Menteri Keuangan […]

Demonstrasi Gen Z Nepal yang Tampaknya Lebih Visioner daripada Rencana Pembangunan Kita

Beberapa minggu terakhir, bendera Jolly Roger berkibar di Indonesia, Nepal, dan Prancis. Hal ini tak luput dari perhatian masyarakat Indonesia yang mengalami peristiwa serupa sebelumnya (meskipun kemarahannya berhasil diredam karena Daftar Tuntutan 17+8 akhirnya diserahkan). Gelombang demonstrasi besar-besaran yang dipelopori Gen Z Nepal meluas begitu masif sampai orang-orang menyebutnya Gen Z Revolution. Nepal, sebuah negara […]

Berdemo Untuk Menghidupkan Lagi Demokrasi

Secara resmi Negara Indonesia menggunakan sistem demokrasi dalam menjalankan pemerintahannya. Itu artinya kekuasaan terbesar berada di tangan rakyat. Tapi kenyataannya jauh panggang dari api. Rakyat hanya didatangi saat pemilihan saja untuk dimintai suaranya. Begitu menang (jadi legislatif atau eksekutif) si kampret langsung lupa sama janji-janji manisnya dan langsung pasang jarak jutaan tahun cahaya dengan rakyat. […]

DPR dan Seni Menyengsarakan Rakyat

Padahal, kalau Uya Kuya mengingat kehidupan artis sebelum populer, Uya Kuya harusnya mawas diri. Gak semua artis itu bergelimang harta seperti DPR kecuali kamu punya nama dan jaringan. Iya, kan? Seniman mana yang mendapat tunjangan beras Rp12.000.000? Seniman kebeli rokok saja sudah untung. Atau, Uya Kuya punya persepsi yang lain soal artis? Hoooo artis yang dimaksud Uya Kuya mungkin seniman yang menghasilkan penderitaan rakat. Anjay~