Mengulik Masalah di Balik si Doyan Coli
Tapi ngomong-ngomong, bukankah coli juga hak semua orang?
Kolom ini berisikan esai opini mengenai kejadian-kejadian terkini dan personal. Ditulis sesantai yang kami mampu, seserius yang kami bisa.
Harapannya, suatu hari nanti kita bisa melihat kembali bagaimana kita mencatat peristiwa-peristiwa yang telah lewat.
Tapi ngomong-ngomong, bukankah coli juga hak semua orang?

Peristiwa-peristiwa yang terasa tidak nyaman bisa saja dijauhkan konteksnya, disamarkan maknanya, dan bahkan dibuat seakan-akan peristiwa itu sudah selesai dengan sendirinya.

Apakah kita akan menjadi penonton pasif atau pelaku dalam pasar kebencian ini?

Dalam praktiknya, masa pemilu sering kali justru menjadi mekanisme mempertahankan kekuasaan segelintir orang.

Punya pasangan tuh rasanya bukan happy, tapi malah capeeeek aja yang ada.

Sebab menulis bagi saya sudah menjadi kegiatan yang selalu saya lakukan dalam hari-hari

Nampaknya hal yang membuat saya paling gelisah saat ini adalah sistem itu dianggap normal belaka. Semuanya nyaris terasa "resmi" dan profesional.

Semakin sini janji konstitusi “mencerdaskan kehidupan bangsa” rasanya sulit dipenuhi karena yang perlu dicerdaskan mungkin justru pejabat publiknya.

Padahal cinta kan urusan dua hati, kenapa harus diatur siapa yang memulai?

Saat masih aktif bermain di timnas, Hokky sering dicaci, dibully, dan dikritik secara pedas terutama di media sosial.
